JAKARTA, PARLE.CO.ID — Pada Jumat sore (14 November 2025) sekitar pukul 16.10 WIB, Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania turun dari pesawat di base ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Sambutan resmi dilakukan langsung oleh Menhan Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Sugiono di landasan. Kapal udara militer TNI AU juga menampilkan atraksi fly-pass menggunakan jet tempur F-16 sebagai penghormatan terhadap kedatangan Raja Yordania.
Kunjungan kenegaraan Abdullah II ke Jakarta disambut langsung oleh Prabowo Subianto dan Menlu Sugiono, disertai fly-pass jet tempur TNI AU.
Prosesi berikutnya, setelah menyapa jajaran pasukan dan diperkenalkan kepada beberapa menteri Kabinet, Raja Abdullah II ditemani Prabowo Subianto dalam satu mobil menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat, untuk menggelar pertemuan bilateral. Kedua pemimpin menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Prabowo ke Amman pada April 2025, saat Raja Abdullah II menjemput Prabowo di bandara Yordania sebagai tanda persahabatan erat kedua negara.
Dalam kerangka diplomasi yang lebih luas, kunjungan Raja Abdullah II ke Indonesia juga diiringi dengan persiapan keamanan dan pengaturan trafik di Jakarta, antara lain penutupan temporer beberapa jalan utama yang dilalui rombongan. Selain itu, dalam pertemuan dengan pihak Indonesia disebutkan akan dibahas kemungkinan kontribusi Indonesia terhadap misi perdamaian di Gaza — seperti pengiriman hingga 20 ribu pasukan yang terdiri dari Korps Kesehatan dan Zeni.
Kesepakatan yang telah ditandatangani
-
Pada pertemuan di Amman, Yordania, pada 14 April 2025, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan empat dokumen strategis antara Republik Indonesia dan Kerajaan Yordania:
-
Perjanjian kerjasama di sektor pertahanan antara pemerintah Indonesia dan Yordania.
-
MoU antara Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Pertanian Yordania mengenai kerjasama pertanian. MoU antara Kementerian Agama RI (bersama Kementerian Pendidikan/Tinggi Yordania) mengenai pendidikan tinggi dan riset ilmiah.
-
MoU antara Kementerian Agama RI dan Kementerian Awqaf, Urusan Islam dan Tempat Suci Yordania mengenai kerjasama keagamaan dan wakaf.
-
-
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga menyepakati penguatan kemitraan strategis yang mencakup bidang-pertanian, pendidikan, keagamaan serta pertahanan.
-
Contoh: Presiden Prabowo menyatakan bahwa Yordania memiliki teknologi pertanian maju dan Indonesia tertarik mempelajarinya.
-
King Abdullah II menekankan peran strategis Indonesia dalam stabilitas kawasan Timur Tengah dan menyatakan persahabatan panjang antara kedua pemimpin.
-
-
Terbaru (14 April hingga November 2025), muncul tambahan kerjasama:
-
Indonesia dan Yordania akan “jointly develop drone technology” melalui kolaborasi antara PT Pindad (Indonesia) dan Deep Element (Yordania) di bidang teknologi pertahanan (drone/udara tanpa awak).
-
Pemerintah Indonesia siap mendukung pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, dan kerjasama ini akan dibicarakan antara Prabowo dan Raja Abdullah II.
-
Aspek tambahan / hal yang masih menunggu detail
-
Pada kunjungan Raja Abdullah II ke Jakarta (14 November 2025), belum terdapat publikasi resmi yang menyebut secara lengkap dokumen baru yang ditandatangani saat kunjungan di Jakarta (per 14 Nov 2025). Menlu menyatakan bahwa dokumen akan ditandatangani, namun detail sektornya belum dirilis.
-
Detail teknis kerjasama drone (jenis drone, kapasitas, timeline produksi) belum diungkap secara publik oleh pihak Indonesia. (P-01)


