Sabtu, 6 Desember, 2025
spot_img
More

    Berita Terkini

    Prabowo Dinilai Tegaskan Posisi Indonesia sebagai Pemimpin Global di PBB

    JAKARTA, PARLE.CO.ID Pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi momentum strategis yang menegaskan posisi Indonesia di panggung global. Bahka,n, kehadiran Prabowo di podium PBB bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan identitas Indonesia sebagai bangsa pejuang kemerdekaan yang kini berdiri tegak sebagai bagian dari solusi atas tantangan dunia.

    Penilaian ini disampaikan Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Dr. Hillary Brigita Lasut,, S.H., LL.M., dalam Dialektika Demokrasi dengan tema “Hadirnya Prabowo di PBB, Menguatkan Kembali Peran Indonesia Dalam Diplomasi Global”, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2025).

    Pidato Presiden, lanjut Hillary, tidak hanya mencerminkan Indonesia, tetapi juga mengingatkan dunia akan peran Inodesa, sebagai bangsa yang berdaulat sekaligus konsisten mendukung perdamaian dan keadilan global. Ia menilai setidaknya ada tiga isu strategis yang ditegaskan dalam pidato Presiden Prabowo.

    Pertama, di bidang diplomasi perdamaian, Indonesia menyatakan kesiapan mengirim hingga 20.000 pasukan penjaga perdamaian. Menurut Hillary, langkah ini memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang konsisten dengan amanat konstitusi, yaitu melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

    Kedua, pada isu ketahanan pangan dan energi, komitmen Indonesia untuk menjadi lumbung pangan dunia serta melakukan transisi menuju energi terbarukan menunjukkan peran aktif sebagai penyedia solusi global. “Dengan capaian swasembada beras dan ekspor pangan ke Palestina, diplomasi ekonomi berjalan seiring dengan diplomasi kemanusiaan,” katanya.

    Ketiga, terkait isu perubahan iklim, Prabowo menegaskan ancaman naiknya permukaan laut dan komitmen percepatan menuju net-zero emission sebelum 2060. Bagi Hillary, hal ini adalah ajakan agar dunia bergerak melampaui retorika menuju aksi nyata.

    Dukungan pada Palestina

    Selain itu, lanjut politisi dari Partai Demokrat itu, Presiden juga menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara bagi Palestina. Hillary menilai sikap ini menempatkan Indonesia sebagai kekuatan moral yang konsisten serta realistis dalam memperjuangkan perdamaian, baik di forum dunia Islam, Gerakan Non-Blok, maupun Dewan PBB.

    “Pidato Presiden Prabowo di PBB adalah cermin kepercayaan diri bangsa kita. Ini menunjukkan bahwa pengalaman sejarah dan visi kemanusiaan Indonesia bisa diterjemahkan menjadi kontribusi nyata di panggung internasional,” kata Hillary.

    Two-State Solution Prabowo di PBB

    Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB ke-80 menjadi momentum penting menguatkan kembali peran Indonesia dalam diplomasi global. Menurut Nurul, pidato perdana Prabowo di forum dunia tersebut mencerminkan sosok negarawan sejati yang mampu membangkitkan rasa bangga, optimisme, dan kepercayaan diri bangsa Indonesia.

    “Bagi saya ini adalah pidato yang sangat powerful, sebuah momen tes ever untuk Indonesia. Tiga hari sudah berlalu, tapi gaung kebanggaan publik masih terasa kuat. Intonasi, gesture, hingga substansi yang beliau sampaikan betul-betul menunjukkan kualitas seorang pemimpin besar,” kata Nurul.

    Ia juga menyebut, banyak kalangan bahkan membandingkan pidato Prabowo dengan orasi Presiden pertama RI, Soekarno, yang pernah menggetarkan podium PBB pada masanya. Standing applause panjang dari delegasi negara-negara lain, sambung dia, menjadi bukti pengakuan internasional atas kualitas pidato tersebut.

    Lebih jauh, Nurul berpandangan dari sisi substansi pidato Prabowo tidak hanya menegaskan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif atau Non-blok, tetapi juga memberi penekanan pada isu kemanusiaan global, terutama Palestina. Menurutnya, keberanian Prabowo menyuarakan solusi dua negara (two-state solution) merupakan langkah strategis yang sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia untuk menolak segala bentuk penjajahan di muka bumi.

    “Statement beliau tentang Palestina itu menjadi gong menutup pidatonya dengan kuat. Dengan solusi dua negara, Presiden Prabowo menunjukkan sikap konsisten Indonesia, dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina tanpa membalas kekerasan dengan kekerasan. Itu cerminan politik bebas aktif yang demokratis, sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap legislator dari Fraksi Partai Golkar ini. ***

    Berita Terkini

    spot_imgspot_img

    Jangan Terlewatkan

    Tetap Terhubung

    Untuk mendapatkan informasi terkini tentang berita, penawaran, dan pengumuman khusus