BerandaUncategorizedSaadiah Uluputty: Maluku Tak Bisa Disamakan dengan Jawa dan Sulawesi

Saadiah Uluputty: Maluku Tak Bisa Disamakan dengan Jawa dan Sulawesi

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Saadiah Uluputty, menekankan perlunya keberpihakan anggaran negara terhadap rakyat, khususnya di wilayah Maluku. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Kementerian PUPR, Kementerian Transmigrasi, dan BMKG terkait pembahasan RKA-K/L RAPBN 2026, Rabu (10/9/2025).

Saadiah mengingatkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak boleh hanya sebatas angka di atas kertas. Menurutnya, setiap program harus disusun secara transparan dan detail hingga ke tingkat penerima manfaat.

“Program dan anggaran harus dibahas lebih transparan dan jelas, hingga ke tingkat satuan terkecil, by name, by address, by locus. Dengan demikian, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Saadiah.

Legislator asal Maluku itu menyoroti disparitas antarwilayah yang masih terjadi. Ia menilai kebutuhan di Maluku tidak bisa disamakan dengan Jawa atau Sulawesi, mengingat perbedaan harga barang, biaya perumahan, dan keterbatasan infrastruktur dasar.

Selain itu, Saadiah mengkritik alokasi anggaran transmigrasi yang dinilai belum merata. Ia mendesak perhatian lebih bagi kawasan transmigrasi di Pulau Buru dan Kobi Sonta yang masih tertinggal.

“Rakyat menunggu bukti nyata. Kita tidak ingin rapat hanya menjadi rutinitas lima tahunan DPR tanpa hasil,” ujarnya.

Meski menyampaikan kritik, Saadiah tetap optimistis perjuangan panjang untuk memperjuangkan Maluku akan membawa manfaat nyata. “Saya percaya dengan kerja serius dan keberpihakan yang kuat, kita bisa membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya di Maluku,” pungkasnya. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

More like this

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...