BerandaPeristiwaHabib Aboe Menaruh Harapan pada Kepengurusan Baru Hasil Muswil VI PKS Kalsel

Habib Aboe Menaruh Harapan pada Kepengurusan Baru Hasil Muswil VI PKS Kalsel

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Selatan memasuki babak baru kepemimpinan setelah Musyawarah Wilayah (Muswil) VI menetapkan H. Ardiansyah S.Hut. sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) periode 2025–2030. Pemilihan berlangsung Minggu (24/8/2025) di sebuah hotel di Gambut, Kabupaten Banjar, dengan sistem e-voting yang juga diterapkan serentak di 38 provinsi.

Ardiansyah menggantikan Jaf’ar, yang kini dipercaya menduduki jabatan Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW). Prosesi pelantikan dipimpin Presiden DPP PKS, Almuzzammil Yusuf, dan disaksikan secara daring oleh struktur partai dari seluruh Indonesia.

Bagi Aboe Bakar Alhabsyi, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalsel I, hasil Muswil ini lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan. Politikus yang akrab disapa Habib Aboe itu menilai forum tersebut sebagai upaya memperkuat konsolidasi kader dan meneguhkan arah perjuangan partai di Banua.

“Muswil adalah momentum strategis. PKS Kalsel perlu hadir dengan program nyata, dekat dengan rakyat, serta mampu merespons isu-isu strategis di daerah,” ujar Habib Aboe, sapaan mantan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu, dalam keterangan tertulis pada Senin (25/8/2025).

Habib Aboe, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKS periode 2020–2025, menekankan pentingnya kepengurusan baru bergerak cepat dan solid. Menurutnya, kinerja DPW Kalsel akan memberi dampak langsung pada posisi PKS di tingkat nasional.

“Keberhasilan PKS di Kalsel akan menjadi kontribusi penting bagi capaian partai secara nasional,” tambah anggota Komisi III DPR RI itu.

Susunan kepengurusan baru yang diumumkan pada Muswil ini mencakup:

  • Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW): Jaf’ar (Ketua), Awan Subarkah (Sekretaris)
  • Dewan Pengurus Wilayah (DPW): Ardiansyah (Ketua), Ikhwan Khariri (Sekretaris), Didi Wahyudi (Bendahara), Mushaffa Zakir (Ketua Bidang Kaderisasi)
  • Dewan Syariah Wilayah (DSW): Mathari (Ketua), Guruh Budhi Saputra (Sekretaris)

Bagi PKS, Muswil bukan hanya soal regenerasi struktural. Di tengah persaingan politik nasional yang kian ketat, forum ini menjadi cermin bagaimana partai mempersiapkan diri, membangun jaringan, dan merawat basis pemilih di daerah. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Insiden JPO Tendean Jadi Alarm Keselamatan, DPRD DKI Minta Audit Infrastruktur Publik

Insiden alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kawasan Tendean menunjukkan bahwa...

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Charles Honoris: Penentuan Penerima Harus Tepat Sasaran

Pemerintah didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya...

Sari Yuliati: Reformasi Hukum Nasional Bergantung pada Implementasi KUHAP

Reformasi hukum nasional tidak akan memberikan dampak nyata hanya dengan lahirnya peraturan baru. Yang...

Peluncuran Buku Anotasi KUHAP 2025, Komisi III DPR Dorong Keseragaman Penafsiran dan Penguatan Kepastian Hukum

Implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2025 memasuki fase krusial setelah regulasi baru...

More like this

Insiden JPO Tendean Jadi Alarm Keselamatan, DPRD DKI Minta Audit Infrastruktur Publik

Insiden alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kawasan Tendean menunjukkan bahwa...

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Charles Honoris: Penentuan Penerima Harus Tepat Sasaran

Pemerintah didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya...

Sari Yuliati: Reformasi Hukum Nasional Bergantung pada Implementasi KUHAP

Reformasi hukum nasional tidak akan memberikan dampak nyata hanya dengan lahirnya peraturan baru. Yang...