BerandaUncategorizedGemini 2.5 Pro: AI Terbaru Google dengan Kemampuan Penalaran Super Cerdas

Gemini 2.5 Pro: AI Terbaru Google dengan Kemampuan Penalaran Super Cerdas

Published on

spot_img

Google Luncurkan Model AI Generasi Baru untuk Saingi OpenAI dan Perusahaan Teknologi Lain

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Google kembali memukau dunia teknologi dengan meluncurkan Gemini 2.5 Pro, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang diklaim memiliki kemampuan penalaran paling canggih yang pernah dikembangkan perusahaan tersebut. Model ini kini tersedia secara eksperimental di Google AI Studio dan aplikasi Gemini Advanced dengan biaya berlangganan US$20 per bulan (Rp331.600).

Peluncuran Gemini 2.5 Pro menandai babak baru persaingan sengit di industri AI, terutama setelah OpenAI memperkenalkan model o1 pada September 2024. Kini, perusahaan seperti Anthropic, DeepSeek, dan xAI juga telah mengembangkan model serupa dengan kemampuan yang terus ditingkatkan.

Keunggulan Gemini 2.5 Pro Dibandingkan Pendahulu dan Pesaing

Google mengklaim bahwa Gemini 2.5 Pro melampaui model AI sebelumnya, termasuk beberapa produk unggulan pesaing, dalam berbagai tes performa. Beberapa pencapaian yang berhasil diraih model ini antara lain:

1. Kemampuan Pemrograman yang Lebih Baik

  • Skor 68,6% dalam evaluasi penyuntingan kode (Aider Polyglot), mengalahkan model dari OpenAI, Anthropic, dan DeepSeek.
  • Skor 63,8% dalam uji SWE-bench Verified untuk pengembangan perangkat lunak, lebih baik dari OpenAI o3-mini dan DeepSeek R1, meski masih di bawah Claude 3.7 Sonnet (70,3%).

2. Kemampuan Multidisiplin yang Mumpuni

  • Pada ujian multimodal Humanity’s Last Exam, Gemini 2.5 Pro meraih skor 18,8%, lebih tinggi dibanding kebanyakan model AI pesaing.

3. Kapasitas Pemrosesan yang Besar

  • Dilengkapi 1 juta token context window, memungkinkan pemrosesan sekitar 750.000 kata dalam satu input.
  • Google berencana meningkatkan kapasitas ini menjadi 2 juta token dalam waktu dekat.

Masa Depan AI dengan Kemampuan Penalaran Bawaan

Google menyatakan bahwa semua model AI baru mereka ke depan akan dilengkapi dengan kemampuan penalaran bawaan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa AI tidak hanya memberikan jawaban cepat, tetapi juga analisis mendalam dan akurat sebelum merespons.

“Gemini 2.5 Pro bukan sekadar pembaruan kecil, melainkan lompatan besar dalam teknologi AI berbasis penalaran,” ujar perwakilan Google.

Harga API dan Ketersediaan

Saat ini, Google belum mengumumkan harga API untuk Gemini 2.5 Pro. Namun, perusahaan berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut dalam beberapa pekan mendatang.

Bagi pengembang dan pengguna yang ingin mencoba, model ini sudah dapat diakses melalui:
🔹 Google AI Studio
🔹 Aplikasi Gemini Advanced (berlangganan US$20/bulan) (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

More like this

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...