BerandaLegislatifIbas Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Gizi Ibu-Anak untuk Mewujudkan Generasi Emas

Ibas Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Gizi Ibu-Anak untuk Mewujudkan Generasi Emas

Published on

spot_img

Wakil Ketua MPR Ajak Masyarakat Terapkan Parenting Cerdas dan Dukung Program Kesehatan Nasional

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan bahwa kesehatan dan gizi ibu serta anak merupakan titik utama dalam kebijakan pembangunan nasional. Hal ini disampaikan Ibas dalam Diskusi Kebangsaan bertajuk “Mencetak Generasi Hebat, Membangun Indonesia Sehat” yang digelar di Jakarta, Jumat (7/3/2025).

“Kesehatan serta gizi ibu dan anak selalu menjadi titik utama dalam kebijakan pembangunan. Anak-anak adalah penerus masa depan bangsa, dan untuk itu diperlukan ‘Parenting Cerdas’ untuk mewujudkan generasi emas,” tegas Ibas.

Parenting Cerdas untuk Generasi Emas

Ibas mengapresiasi peran orang tua dalam mendorong parenting cerdas, baik dari sisi kesehatan, gizi, maupun pendidikan. “Tidak mudah menjadi orang tua yang sempurna. Kita harus membagi waktu, menjadi ahli pendidikan, ahli kesehatan, dan ahli keuangan untuk anak dan keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa UUD 1945 menyatakan negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan pelayanan umum yang layak. “Senyum bahagia berasal dari hidup yang sehat, pikiran yang indah, dan jiwa yang cemerlang,” tambah Ibas.

Program Kesehatan yang Sudah Berjalan

Ibas menyebutkan beberapa program dan layanan kesehatan yang telah ada, seperti Puskesmas, Posyandu, dan Rumah Sakit. “Inisiasi Menyusui Dini (ASI Eksklusif) dan Program JAMPERSAL (Jaminan Persalinan) telah berhasil menurunkan angka kematian ibu dan anak. Selain itu, Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga menjadi sistem yang melindungi seluruh masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti fokus pemerintahan Presiden Prabowo dalam mengurangi angka stunting dengan memastikan kesehatan dan gizi ibu serta anak tercapai.

1.000 Hari Pertama Kehidupan

Ibas menekankan pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan seseorang, yang sangat berpengaruh pada kecerdasan, imunitas, dan produktivitas kesehatan. “Pemahaman dan pengetahuan (edukasi) harus seiring dengan pemenuhan kesehatan dan gizi ibu dan anak,” ujarnya.

Ia juga memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memudahkan akses informasi kesehatan. “Dengan Zoom, Facetime, Google Meeting, dan Hallo Doc, semua bisa dijangkau lebih cepat,” tambah Ibas.

Dukungan dari Chef Devina Hermawan

Devina Hermawan, Chef Peduli Gizi Anak sekaligus juara MasterChef Indonesia Season 5, menyampaikan aspirasinya dalam diskusi tersebut. “Saya optimis melihat para ibu sekarang sudah pintar memahami makanan bergizi melalui sosial media. Namun, kita masih menghadapi masalah stunting dan food waste. Kami berharap adanya perbaikan, edukasi, dan pengembangan potensi makanan khas,” katanya.

Devina juga mengapresiasi program makan bergizi gratis dan berharap program tersebut dapat merata ke seluruh masyarakat.

Ajakan Kolaborasi untuk Indonesia Sehat

Di akhir acara, Ibas mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memerangi masalah kesehatan, termasuk stunting. “Kita perangi stunting, perkuat infrastruktur, layanan, dan peralatan kesehatan. Mari perkuat ekosistem usaha dan digitalisasi kesehatan yang terpadu dan kolaboratif,” ajaknya.

Ia menegaskan bahwa keberpihakan kesejahteraan dan fiskal keuangan yang tepat juga diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. “Kita Bisa! Demi Indonesia kini dan nanti, sebagai inspirasi antar generasi,” tutup Ibas dengan penuh optimisme. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

More like this

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...