BerandaPeristiwaJAMMA Jakarta Soal Elektabilitas Mas Pram-Bang Doel Kian Moncer Jelang Pilgub DKI

JAMMA Jakarta Soal Elektabilitas Mas Pram-Bang Doel Kian Moncer Jelang Pilgub DKI

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Tiga minggu menjelang hari ‘H’ Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur 03, Pramono Anung-Rano Karno, memuncaki perolehan elektabilitas. Temuan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkapkan, elektabilitas paslon yang diusung PDI Perjuangan itu bertengger di angka 46 persen, meninggalkan ke dua rivalnya.

Merespon hasil survei SMRC tersebut, Ketua Jaringan Masyarakat Madura (JAMMA) Jakarta, Edi Homaidi melalui keterangan tertulisnya, Rabu (13/11/2024) mengaku senang dengan naiknya elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno atau Mas Pram dan Bang Doel.

“Saya senang dengan hasil ini (survei SMRC). Ini menunjukkan semua kekuatan relawan Mas Pram dan Bang Doel berjuang keras bersama partai pendukung, yakni PDI Perjuangan untuk memenangkan pertempuran Pilgub DKI Jakarta, yang tinggal hitungan Minggu,” ujarnya.

Kendati demikian, Edi Homaidi mengingat semua pendukung Mas Pram-Bang Doel untuk tidak juwama dan jangan lengah dengan tingginya survei tersebut. Justru parpol pengusung, dalam hal ini PDIP, juga para relawan harus terus berjuang sampai memenangkan kontestasi Pilgub DKI Jakarta.

“Kita nggak boleh jumawa dan lengah. Tingginya elektabilitas Mas Pram dan Bang Doel ini, harus jadi pemicu untuk kita terus berjuang sampai menang satu putaran,” pungkas Edi Homaidi menekankan.

Sebelumnya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), memotret elektabilitas Mas Pram-Bang Doel melesat diangka 40 persen, menyusul paslon 01 Ridwan Kamil-Siswono (Rido), yang hanya mampu bertahan diangka 39,1 persen dan paslon 02 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun), sebesar 5,1 persen.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani menyatakan, selisih angka tingkat keterpilihan antara Mas Pram-Bang Doel dengan Rido sudah melampaui margin of error survei, yang berarti pasangan yang diusung PDI Perjuangan itu unggul signifikan dari pasangan yang dibidani Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...

FWK MENILAI KPK PENAKUT, PEMERINTAH TIDAK BOLEH ANTIKRITIK

Jakarta, Parle--Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengingatkan KPK harus memiliki keberanian dan konsistensi dalam penegakan...

Masyarakat Kabupaten Banjar Dukung Metode PDSK Bendungan Riam Kiwa, Berharap Pembayaran Segera Cair

BANJAR, Parle – Masyarakat beserta jajaran perangkat desa di Kabupaten Banjar menyatakan dukungan penuh terhadap...

Diperlakukan Seperti Maling, Janda Tiga Anak Minta MA Periksa Juru Sita PN Tangerang Ambo Adi Manggaukang

TANGERANG, parle - Rahmawati, seorang janda dengan tiga anak, meminta Mahkamah Agung (MA) Republik...

More like this

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...

FWK MENILAI KPK PENAKUT, PEMERINTAH TIDAK BOLEH ANTIKRITIK

Jakarta, Parle--Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengingatkan KPK harus memiliki keberanian dan konsistensi dalam penegakan...

Masyarakat Kabupaten Banjar Dukung Metode PDSK Bendungan Riam Kiwa, Berharap Pembayaran Segera Cair

BANJAR, Parle – Masyarakat beserta jajaran perangkat desa di Kabupaten Banjar menyatakan dukungan penuh terhadap...