BerandaPeristiwaHabib Aboe: Aher Ditunjuk Sebagai Plh. Presiden PKS Gantikan Ahmad Syaekhu

Habib Aboe: Aher Ditunjuk Sebagai Plh. Presiden PKS Gantikan Ahmad Syaekhu

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menunjuk Ahmad Heryawan atau Aher sebagai Plh (Pelaksana Harian) Presiden PKS untuk menggantikan tugas-tugas Presiden PKS, Ahmad Syaikhu yang mengikuti kontestasi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat.

Penunjukan Aher sebagai Plh Presiden PKS ini disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Aboe Bakar Al Habsyi kepada awak media, menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKS di Grand Sahid, Jakarta, Jumat (20/9/2024).

“Jadi kita sudah ada Plh, jadi sudah diputuskan Plh-nya Ahmad Heryawan,” kata pria yang akrab disapa Habib Aboe seraya juga menyebut kalau PKS juga sudah menyerahkan posisi MPP (Majelis Pertimbangan Partai) Suswono -yang juga mengikuti kontestasi Pilgub untuk Provinsi Jakarta, berpasangan dengan Ridwan Kamil.

Suswono, lanjut Bendahara Fraksi-PKS DPR RI tersebut, akan digantikan oleh T.B. Soenmandjaja Rukmandis, yang kini duduk sebagai Ketua Komisi Konstitusi dan Legislasi DPP PKS.

Habib Aboe juga menjelaskan, Rakernas PKS ini merupakan rakernas terakhirnya sebagai Sekjen PKS. Untuk itu, dia berharap Sekjen PKS yang akan menggantikannya nanti bisa bekerja lebih baik lagi.

“Selain itu kita siap konsentrasi untuk Pilkada, 27 November. Jadi memang Rakernas ini intinya adalah memacu dan memicu dan menggerakkan mesin-mesin pilkada seluruh Indonesia ya,” tuturnya.

Menurut Aboe, dalam Rakernas ini, PKS mengumpulkan seluruh perwakilan wilayah untuk memenangkan Pilkada 2024 di berbagai daerah. Selain itu, kata dia, mereka juga mempersiapkan laporan dan evaluasi untuk akhir periode PKS ini.

“Sudah selesai itu kan, apalagi,” imbuh Aboe.

Diketahui, PKS bakal menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 20 hingga 22 September mendatang. Namun dalam Rakernas tersebut, tidak ada pembahasan mengenai pergantian kepemimpinan di PKS. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah, DPR Khawatir UMKM Oleh-Oleh Tertekan

Perubahan sistem bagasi Garuda Indonesia dari weight concept menjadi piece concept dinilai berpotensi menambah...

Kabut Asap Kalsel Mengganggu Kualitas Udara, Habib Aboe Serukan Kewaspadaan

Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan mendorong Anggota MPR/DPR RI dari...

Prabowo Diminta Tak Asal Reshuffle Kabinet, IPAC: Ukur Menteri dari Target dan Dampaknya ke Rakyat

Wacana reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memasuki titik yang dinilai membutuhkan evaluasi lebih...

DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara, Kapal Korvet Berusia Puluhan Tahun

Kapal korvet eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 yang telah berusia lebih dari empat dekade...

More like this

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah, DPR Khawatir UMKM Oleh-Oleh Tertekan

Perubahan sistem bagasi Garuda Indonesia dari weight concept menjadi piece concept dinilai berpotensi menambah...

Kabut Asap Kalsel Mengganggu Kualitas Udara, Habib Aboe Serukan Kewaspadaan

Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan mendorong Anggota MPR/DPR RI dari...

Prabowo Diminta Tak Asal Reshuffle Kabinet, IPAC: Ukur Menteri dari Target dan Dampaknya ke Rakyat

Wacana reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memasuki titik yang dinilai membutuhkan evaluasi lebih...