BerandaLegislatifKabut Asap Kalsel Mengganggu Kualitas Udara, Habib Aboe Serukan Kewaspadaan

Kabut Asap Kalsel Mengganggu Kualitas Udara, Habib Aboe Serukan Kewaspadaan

Published on

spot_img

Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan mendorong Anggota MPR/DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan I, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan membatasi paparan asap saat beraktivitas di luar rumah.

Habib Aboe menyampaikan imbauan tersebut saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis (10/9/2026). Menurut dia, kondisi kabut asap tidak seharusnya dianggap sebagai gangguan biasa karena paparan asap dapat membawa partikel halus yang berisiko mengganggu kesehatan.

“Kabut masih melanda Kalsel. Karena itu, saya mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap kondisi ini sepele. Protokol kesehatan harus diikuti agar kita bisa mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap,” ujar Habib Aboe.

Ia meminta masyarakat menggunakan perlindungan pernapasan yang sesuai ketika harus keluar rumah. Untuk kondisi kabut asap yang pekat, Habib Aboe menyarankan penggunaan masker N95, KN95, atau KF94.

“Pertama, gunakan masker medis saat keluar rumah. Namun, ketika kondisi kabut asap cukup pekat, saya sarankan selalu gunakan masker N95, KN95, atau KF94 saat harus keluar rumah. Masker kain atau masker medis biasa tidak cukup efektif untuk menyaring partikel halus dari asap,” jelas Anggota Komisi III DPR RI tersebut.

Selain penggunaan masker, masyarakat diminta mengurangi aktivitas fisik berat dan olahraga di luar ruangan. Menurut Habib Aboe, aktivitas tersebut sebaiknya dihindari ketika kondisi udara sedang buruk.

“Kedua, kurangi kegiatan fisik berat atau olahraga di luar ruangan, terutama pada pagi dan malam hari saat kabut asap biasanya mencapai tingkat terpekat. Jangan memaksakan diri beraktivitas di luar ruangan dalam kondisi seperti ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan menutup pintu dan jendela secara rapat guna mengurangi masuknya asap ke dalam ruangan.

“Ketiga, selalu tutup rapat pintu dan jendela rumah untuk mencegah asap masuk ke dalam ruangan. Dengan begitu, paparan asap di dalam rumah bisa dikurangi,” tutur mantan Sekjen PKS itu.

Habib Aboe menekankan perlindungan terhadap kelompok yang lebih rentan, termasuk anak-anak dan lansia. Ia meminta masyarakat saling mengingatkan agar aktivitas sehari-hari tidak membuat kewaspadaan terhadap dampak kabut asap terabaikan.

“Yang paling penting adalah kita tetap waspada, saling mengingatkan, dan menjaga keluarga. Jangan sampai aktivitas sehari-hari membuat kita mengabaikan kesehatan,” pungkasnya.

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah, DPR Khawatir UMKM Oleh-Oleh Tertekan

Perubahan sistem bagasi Garuda Indonesia dari weight concept menjadi piece concept dinilai berpotensi menambah...

Prabowo Diminta Tak Asal Reshuffle Kabinet, IPAC: Ukur Menteri dari Target dan Dampaknya ke Rakyat

Wacana reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memasuki titik yang dinilai membutuhkan evaluasi lebih...

DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara, Kapal Korvet Berusia Puluhan Tahun

Kapal korvet eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 yang telah berusia lebih dari empat dekade...

Cegah Kepanikan, DPRD DKI Ingatkan Warga Jakarta Tak Sebarkan Hoaks Gunung Anak Krakatau

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Hj Nabilah Aboe Bakar Alhabsyi,...

More like this

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah, DPR Khawatir UMKM Oleh-Oleh Tertekan

Perubahan sistem bagasi Garuda Indonesia dari weight concept menjadi piece concept dinilai berpotensi menambah...

Prabowo Diminta Tak Asal Reshuffle Kabinet, IPAC: Ukur Menteri dari Target dan Dampaknya ke Rakyat

Wacana reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memasuki titik yang dinilai membutuhkan evaluasi lebih...

DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara, Kapal Korvet Berusia Puluhan Tahun

Kapal korvet eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 yang telah berusia lebih dari empat dekade...