Rencana pemerintah mengadakan rudal BrahMos kembali memicu sorotan dari berbagai kalangan. Di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi tantangan dan kebutuhan masyarakat yang dinilai lebih mendesak, sejumlah pihak meminta pemerintah mengedepankan transparansi sekaligus mempertimbangkan dampak fiskal sebelum mengambil keputusan strategis di sektor pertahanan.
A
nggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (3/6/2026) mempertanyakan urgensi pengadaan sistem persenjataan bernilai besar tersebut.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bahwa setiap penggunaan anggaran negara tetap berpihak pada kepentingan publik dan mempertimbangkan prioritas pembangunan nasional.
“Di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang, anggaran negara seharusnya digunakan untuk sektor-sektor yang langsung dan mendesak memenuhi kebutuhan rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja,” ujar Wayan.
Ia menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai alasan strategis di balik rencana pembelian rudal BrahMos. Selain itu, pemerintah juga diminta memaparkan konsekuensi kebijakan tersebut terhadap kondisi fiskal negara dalam jangka panjang.
“Pemaparan diperlukan agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai manfaat dan beban anggaran yang akan ditanggung,” ujar politikus dari PDI Perjuangan tersebut.


