BerandaLegislatifEddy Soeparno Temui Emil Salim, Bahas Ekonomi Karbon untuk Dukung Target Pertumbuhan...

Eddy Soeparno Temui Emil Salim, Bahas Ekonomi Karbon untuk Dukung Target Pertumbuhan 8 Persen

Published on

spot_img

Kolaborasi untuk Akselerasi Perdagangan Karbon dan Lingkungan Hidup

Kekaguman pada Dedikasi Emil Salim

JAKARTA, PARLE.CO.ID —  Pimpinan MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, melakukan kunjungan kepada Prof. Emil Salim, mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup (1978-1983), untuk berdiskusi mengenai kebijakan lingkungan hidup, transisi energi, dan pengembangan ekonomi karbon. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Eddy Soeparno mengungkapkan rasa kagum dan hormatnya kepada Prof. Emil Salim, yang disebutnya sebagai “living legend” di bidang ekonomi dan lingkungan hidup. “Prof. Emil Salim adalah idola saya sejak dulu. Di usia 95 tahun, beliau masih terus mengabdikan pikiran terbaiknya untuk Indonesia,” ujar Eddy. Ia juga menyoroti pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut Emil Salim sebagai teladan bagi bangsa.

Ekonomi Karbon sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Dalam diskusi tersebut, Eddy meminta saran dan masukan dari Emil Salim terkait pengembangan ekonomi karbon. “Kami ingin belajar dari beliau tentang bagaimana sektor ekonomi karbon dapat memberikan manfaat bagi perekonomian sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup,” kata Eddy, yang juga Doktor Ilmu Politik dari Universitas Indonesia. Emil Salim mendukung penuh akselerasi perdagangan karbon sebagai pilar ekonomi nasional untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Emil Salim: Manfaatkan Potensi Ekonomi Karbon

Prof. Emil Salim menekankan pentingnya memanfaatkan potensi ekonomi karbon secara cepat. “Ekonomi karbon adalah solusi untuk masalah lingkungan hidup sekaligus peluang pendapatan negara yang dibutuhkan Presiden Prabowo saat ini,” ujarnya. Ia juga mendorong Eddy Soeparno untuk memperluas kolaborasi lintas sektor guna mempercepat implementasi perdagangan karbon. “Sekarang waktunya untuk menggandakan upaya demi meningkatkan penerimaan negara melalui ekonomi karbon,” tambahnya.

Langkah Strategis untuk Lingkungan dan Ekonomi

Pertemuan ini menegaskan komitmen untuk menjadikan ekonomi karbon sebagai salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan lingkungan hidup sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Eddy menyatakan rasa syukurnya atas dukungan Emil Salim dan berharap masukan dari sang pionir lingkungan hidup ini dapat diwujudkan dalam kebijakan konkret. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Edi Purwanto Soroti Empat Titik Lemah Keselamatan Pelayaran, dari Regulator hingga Konsumen

Rangkaian kecelakaan kapal penumpang di perairan Indonesia kembali menyoroti persoalan keselamatan pelayaran yang dinilai...

RUU Reforma Agraria Disepakati ke Paripurna, DPR Soroti Pembatasan Penguasaan Tanah Korporasi

Upaya membenahi ketimpangan penguasaan tanah dan mempercepat penyelesaian konflik agraria memasuki tahap baru setelah...

Reshuffle Kabinet Prabowo Harus Berbasis Kinerja, Bukan Kompromi Partai

Rencana reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai harus menjadi momentum mengevaluasi seluruh kinerja pemerintahan,...

Legislator PKS Apresiasi Polda Jatim Tangani Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

Penanganan kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 tidak hanya menyangkut pencarian dan pertolongan korban,...

More like this

Edi Purwanto Soroti Empat Titik Lemah Keselamatan Pelayaran, dari Regulator hingga Konsumen

Rangkaian kecelakaan kapal penumpang di perairan Indonesia kembali menyoroti persoalan keselamatan pelayaran yang dinilai...

RUU Reforma Agraria Disepakati ke Paripurna, DPR Soroti Pembatasan Penguasaan Tanah Korporasi

Upaya membenahi ketimpangan penguasaan tanah dan mempercepat penyelesaian konflik agraria memasuki tahap baru setelah...

Reshuffle Kabinet Prabowo Harus Berbasis Kinerja, Bukan Kompromi Partai

Rencana reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai harus menjadi momentum mengevaluasi seluruh kinerja pemerintahan,...