JAKARTA, PARLE.CO.ID – Presiden RI ke-5 yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyoroti program pembangunan tiga juta rumah untuk rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Megawati mempertanyakan cara pembangunan proyek tersebut hingga cicilannya.
Tanggapan Berharga dari Mantan Presiden
Menanggapi pertanyaan tersebut, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah kepada wartawan di Jakarta, Minggu (12/1/2025) menganggap apa yang disampaikan Megawati menjadi tanggapan berharga.
“Tanggapan seorang mantan presiden kepada program pemerintah, pastilah merupakan sebuah tanggapan yang berharga,” kata Fahri.
Fahri Beri Apresiasi kepada Megawati
Ia pun memberikan apresiasi kepada Megawati. Menurutnya, apa yang disampaikan Megawati merupakan masukan untuk pemerintah.
“Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Mega atas segala masukannya kepada program pemerintah yang sejatinya adalah cita-cita bersama,” ujar Wamen PKP, Fahri Hamzah yang juga Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia itu.
Megawati Pertanyakan Cara Pembangunan dan Cicilannya
Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarnoputri dalam pidatonya di acara HUT PDIP yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat kemarin (10/1/2025) sempat menyoroti program pembangunan 3 juta rumah untuk rakyat.
Megawati mempertanyakan cara pembangunan proyek 3 juta rumah tersebut, mulai dari tanah yang akan dipakai untuk membangun rumah, hingga cicilannya.
“Kalau seperti mau bikin tiga juta rumah, saya hanya ingin tahu cara bangunnya gimana, tanahe tanahe sopo (tanahnya-tanah siapa) kan gitu, cicilane piro (cicilannya berapa) dengan korelasinya apa, perekonomian kita gimana,” kata Megawati mempertanyakan. (P-01)

