BerandaLegislatifPresiden Prabowo Naikkan UMP 2025 Sebesar 6,5%, Ketua Fraksi PKB MPR Apresiasi...

Presiden Prabowo Naikkan UMP 2025 Sebesar 6,5%, Ketua Fraksi PKB MPR Apresiasi Langkah Strategis

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2025 sebesar 6,5% mendapatkan apresiasi dari Ketua Fraksi PKB MPR Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz. Langkah ini disebut sebagai upaya nyata presiden dalam menepati janji kampanye untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia, sebagaimana disampaikannya setelah dilantik sebagai Presiden pada 1 Oktober 2024.

“Presiden Prabowo telah berkomitmen untuk menurunkan tingkat kemiskinan di tanah air. Kenaikan UMP ini adalah langkah nyata untuk memberikan kesejahteraan bagi buruh,” ujar Neng Eem di Jakarta, Sabtu (30/11/2024), sebagaimana dikutip dari mpr.go.id.

Meningkatkan Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi
Sebagai anggota Komisi IX DPR yang fokus pada isu ketenagakerjaan, Neng Eem menilai kebijakan kenaikan UMP ini mampu meningkatkan daya beli para pekerja sekaligus menjaga daya saing usaha.

“Ketika daya beli buruh meningkat, konsumsi rumah tangga juga akan terdongkrak. Hal ini akan memberikan efek domino yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Neng Eem juga mencatat bahwa kenaikan UMP 2025 sebesar 6,5% merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, sebuah pencapaian yang dianggap signifikan di tengah situasi ekonomi global yang menantang.

Respons Positif dari Buruh
Selain itu, Neng Eem mengapresiasi sikap buruh yang menerima kebijakan ini meskipun angka tersebut sedikit di bawah tuntutan awal sebesar 8%. Ia menilai hal ini sebagai bukti adanya dialog produktif antara pemerintah dan pekerja.

“Adanya penerimaan yang baik dari pihak buruh menunjukkan bahwa pemerintah mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak secara adil,” tambahnya.

Kebijakan Seimbang di Awal Kepemimpinan
Dalam waktu kurang dari dua bulan masa kepemimpinannya, Presiden Prabowo tidak hanya menaikkan UMP tetapi juga meningkatkan gaji guru, sebuah kebijakan yang menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kelompok pekerja strategis.

Pengumuman kenaikan UMP ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo pada Jumat (29/11/2024) setelah memimpin rapat terbatas di Istana Negara. Kebijakan ini diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah strategis lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

More like this

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence (AI) BKSAP DPR RI dari...

566 Penerima MBG Diduga Keracunan di Sidoarjo, Abidin Fikri Desak BGN Evaluasi Total

Insiden dugaan keracunan yang menimpa ratusan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok...

Restorasi Desa Adat Sade Dimulai, Fahri Hamzah: Bentuk Asli Rumah Adat Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah memastikan rencana restorasi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak...