spot_img
Senin, 9 Februari 2026
More
    spot_img
    BerandaPeristiwaBanyak Penolakan, CORE Indonesia: Akibat Program Tapera Kurang Sosialisasi

    Banyak Penolakan, CORE Indonesia: Akibat Program Tapera Kurang Sosialisasi

    -

    JAKARTA, PARLE.CO.ID – Ekonom CORE Indonesia Etika Karyani mengatakan, penolakan ramai-ramai terhadap program tabungan perumahan rakyat atau Tapera ini, akibat sosialisasi program tersebut belum dilakukan dengan baik. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama BP Tapera harus menjelaskan secara aktif kepada masyarakat, terutama pengusaha dan asosiasi pekerja.

    “Mereka harus dilibatkan, karena mereka yang kena aturan ini,” kata Etika saat menjadi narasumber dalam Gelora Talks bertema ‘Tapera: Gaji Sudah Tipis Hidup Makin Miris, Kemana Mengadu?’, yang ditayangkan secara langsung di kanal YouTube Gelora TV, dikutip Kamis (13/6/2024).

    Akibat tidak adanya sosialisasi ini, lanjut Etika, menyebababkan program Tapera menjadi polemik dan kontroversi di masyarakat Indonesia.

    “Ini pengelolaan dananya bagaimana? Karena OJK juga meminta BP Tapera untuk menindaklanjuti temuan BPK yang menyebut 124.960 pensiunan belum menerima pengembalian dana total sebesar Rp567,5 Miliar pada 2021. Jadi dananya tidak bisa diambil, rumahnya tidak ada, lokasinya juga tidak jelas dimana,” katanya.

    Ekonom Core Indonesia ini mengatakan, pasca pengesahan Undang-Undang (UU) CIpta Kerja, kenaikan upah buruh sangat rendah, bahkan tak bisa mengimbangi inflasi dengan daya beli dan kesejahteraan yang semakin menurun, ditambah kondisi global yang tidak menentu.

    “Pak Jokowi (Jokowi) harus melihat kondisi ini. Kita berharap agar program Tapera ini tidak menjadi ladang korupsi baru seperti yang terjadi pada kasus Asabri, Jiwasraya dan Taspen atau digunakan untuk pembiayaan lain,” tegas Etika. ***

    TERKAIT

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    0PengikutMengikuti
    0PengikutMengikuti
    22,800PelangganBerlangganan
    spot_img

    TERKINI