BerandaMobilitasBamsoet: Penegakan Hukum Independen Kunci Demokrasi Berkualitas di Indonesia

Bamsoet: Penegakan Hukum Independen Kunci Demokrasi Berkualitas di Indonesia

Published on

spot_img

Ketua MPR Ingatkan Bahaya Anarki dan Penindasan Jika Hukum dan Demokrasi Tidak Seimbang

Demokrasi dan Hukum: Dua Pilar yang Harus Berjalan Beriringan

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ketua MPR ke-15 sekaligus Anggota Komisi III DPR, menegaskan bahwa penegakan hukum yang independen merupakan fondasi utama untuk menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan saat memberikan kuliah dalam mata kuliah Pembaharuan Hukum Nasional di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu (3/5/2025).

Bamsoet menjelaskan bahwa demokrasi dan hukum adalah dua aspek fundamental yang saling melengkapi. “Demokrasi tanpa hukum bisa berubah menjadi anarki, sementara hukum tanpa demokrasi berpotensi menjadi alat penindasan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan independen agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Lembaga Penegak Hukum Harus Bebas dari Intervensi

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini juga menyoroti pentingnya kebebasan lembaga penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, KPK, dan pengadilan dari intervensi politik maupun ekonomi. “Hukum harus menjadi pelindung keadilan dan hak asasi manusia, bukan alat kekuasaan,” tegas Bamsoet.

Ia membandingkan situasi di Indonesia dengan negara-negara yang memiliki indeks demokrasi terendah, seperti Korea Utara, Suriah, dan Myanmar. Menurut laporan World Population Review 2023, di negara-negara tersebut, hukum sering digunakan untuk menindas rakyat dan memperkuat kekuasaan rezim.

Peringatan untuk Indonesia

Bamsoet mengingatkan bahwa tanpa hukum yang kuat dan adil, demokrasi bisa dimanipulasi untuk kepentingan sempit. “Partisipasi rakyat dalam demokrasi harus diimbangi dengan penegakan hukum yang konsisten dan independen,” pungkasnya. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

Dasco Ungkap 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Asing Lewat Lowongan Kerja

Sebanyak delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga direkrut untuk menjadi bagian dari militer negara...

Puan Maharani Ungkap 16 RUU Disahkan Jadi UU Sepanjang Tahun Sidang 2025-2026

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama pemerintah mengesahkan 16 rancangan undang-undang (RUU) menjadi undang-undang...

Ahmad Muzani: Arsip Konstitusi Merekam Perjalanan Demokrasi dan Ketatanegaraan Indonesia

Perjalanan Indonesia membangun negara dan demokrasi tidak hanya tersimpan dalam buku sejarah, tetapi juga...

More like this

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

Dasco Ungkap 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Asing Lewat Lowongan Kerja

Sebanyak delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga direkrut untuk menjadi bagian dari militer negara...

Puan Maharani Ungkap 16 RUU Disahkan Jadi UU Sepanjang Tahun Sidang 2025-2026

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama pemerintah mengesahkan 16 rancangan undang-undang (RUU) menjadi undang-undang...