BerandaUncategorizedDorong Ekonomi Desa, Anggota DPR Minta Pemda Optimalkan Wisata Desa Saat Liburan...

Dorong Ekonomi Desa, Anggota DPR Minta Pemda Optimalkan Wisata Desa Saat Liburan Lebaran 2025

Published on

spot_img

Kaisar Abu Hanifah: Pengembangan Pariwisata Desa Bisa Kurangi Kepadatan Destinasi Utama

Pemda Didorong Manfaatkan Potensi Wisata Desa Saat Liburan Lebaran

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Anggota Komisi VII DPR Kaisar Abu Hanifah mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk memaksimalkan potensi pariwisata desa menjelang liburan Lebaran 2025. Hal ini dinilai dapat meningkatkan perekonomian lokal sekaligus mengurangi kepadatan di destinasi wisata utama.

“Liburan Lebaran bisa jadi momentum bagi Pemda mengembangkan destinasi wisata desa. Masih ada waktu untuk memetakan lokasi-lokasi potensial,” ujar Kaisar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/4/2025).

Manfaat Ganda: Perekonomian Lokal dan Pemerataan Wisatawan

Kaisar menekankan dua manfaat utama pengembangan wisata desa:

  1. Meningkatkan pendapatan masyarakat lokal melalui usaha homestay, kuliner, dan atraksi budaya.
  2. Meredam kepadatan wisatawan di destinasi utama seperti Jawa dan Bali yang diprediksi menampung 70% dari total 140 juta wisatawan Lebaran.

“Banyak daerah punya potensi wisata unik. Jika dikelola baik, bisa jadi sumber kemajuan desa,” tegas politikus asal D.I. Yogyakarta ini.

Syarat Pengembangan: Infrastruktur Memadai dan Pemberantasan Pungli

Kaisar menyoroti prasyarat pengembangan wisata desa berkelanjutan:

  • Akses transportasi yang lancar
  • Pemberantasan pungutan liar (pungli) di lokasi wisata
  • Pelatihan SDM bagi pelaku usaha mikro

“Pembangunan harus holistik dari hulu ke hilir. Jangan sampai wisatawan datang tapi kesulitan akses atau dirugikan pungli,” tegasnya.

Proyeksi Kemenpar: 140 Juta Wisatawan Lebaran 2025

Data Kementerian Pariwisata memperkirakan arus wisatawan Lebaran 2025 mencapai 140 juta jiwa, dengan distribusi:

  • 70% (98 juta) ke Pulau Jawa
  • 30% (42 juta) ke luar Jawa termasuk Bali

“Angka ini harus jadi alarm bagi Pemda untuk segera menyiapkan alternatif destinasi di desa-desa,” pungkas Kaisar. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...

Harris Turino: Kebocoran APBN Akibat Lemahnya Penegakan Hukum dan Pengawasan

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino Kurniawan, menilai persoalan...

More like this

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...