Ajakan Berbagi di Tengah Tantangan Ekonomi
JAKARTA, PARLE.CO.ID — Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan bahwa bulan Ramadhan bukan hanya waktu untuk memperdalam ibadah pribadi, tetapi juga kesempatan emas untuk memperkuat empati dan solidaritas sosial.
Dalam acara buka puasa bersama peringatan HUT IMI ke-119 dan santunan anak yatim di Kantor Pusat IMI, GBK Senayan, Bamsoet mengajak masyarakat untuk saling berbagi, terutama kepada mereka yang kurang beruntung, di tengah tantangan ekonomi global seperti kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan.
Kemiskinan dan Kesenjangan Jadi Sorotan
Bamsoet, yang juga mantan Ketua MPR dan DPR RI, menyoroti tingginya angka kemiskinan di Indonesia. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, ia menyebutkan bahwa 9,03% atau sekitar 25,22 juta penduduk masih hidup di bawah garis kemiskinan. Ketimpangan distribusi kekayaan yang signifikan antara kelompok kaya dan masyarakat kurang mampu, menurutnya, menjadi tekanan sosial yang perlu segera diatasi melalui aksi nyata seperti berbagi di bulan Ramadhan.
Ramadhan Perkuat Persatuan dan Toleransi
Dalam sambutannya, Bamsoet menekankan bahwa Ramadhan, yang dirayakan oleh 87,18% penduduk Indonesia menurut data Kementerian Agama, memiliki potensi besar untuk menyebarkan nilai kedamaian dan kepedulian. Ia menilai aksi berbagi tidak hanya mengurangi egoisme, tetapi juga mempererat persatuan bangsa di tengah keberagaman. “Mari jadikan Ramadhan sebagai titik tolak untuk saling membantu dan menciptakan masyarakat yang harmonis,” ujarnya, di hadapan para pengurus IMI dan tamu undangan seperti Hengky Silatang, Nanan Soekarna, Ananda Mikola, hingga Dharma Mangkuluhur Tommy Soeharto. (P-01)

