BerandaPeristiwaNabilah Menekankan Pentingnya Regenerasi Tenaga PJLP DKI Jakarta

Nabilah Menekankan Pentingnya Regenerasi Tenaga PJLP DKI Jakarta

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboe Bakar Al Habsyi menekankan pentingnya regenerasi tenaga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), sebagai kebutuhan mendesak, terutama dalam penanganan banjir di DKI Jakarta, terutama pasukan biru dan kuning yang kini banyak memasuki usia lanjut. Lantas Ia mengusulkan skema rekrutmen bertahap dan optimalisasi tenaga muda agar penanganan banjir tetap efektif tanpa mengabaikan efisiensi anggaran.

“Meski efisiensi anggaran diperlukan, namun kebutuhan tenaga kerja di lapangan tidak boleh diabaikan demi memastikan penanganan banjir tetap optimal,” kata Nabilah melalui keterangan tertulisnya, Selasa (18/3/2025).

Sebab, dalam hal penanganan banjir di Jakarta, regenerasi PJLP menjadi kebutuhan mendesak, mengingat efektifitas kerjanya.

“Saya setuju jika regenerasi PJLP menjadi kebutuhan mendesak, terutama dalam hal penanganan banjir yang efektif,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang akrab disapa Kak Nabilah itu.

Dia mengatakan, saat ini banyak tenaga PJLP, terutama di sektor pasukan biru dan kuning yang sudah memasuki usia lanjut. Sementara, tantangan banjir di Jakarta semakin kompleks. Karena itu regenerasi harus menjadi bagian dari kebijakan jangka panjang agar tidak terjadi kekurangan tenaga kerja di lapangan.

“Salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah rekrutmen bertahap serta optimalisasi tenaga muda yang memiliki stamina lebih baik untuk kerja lapangan,” sebutnya lagi.

Efesiensi Anggaran

Terkait efisiensi anggaran, politisi dari Fraksi PKS itu memahami kebijakan menjadi tantangan dalam regenerasi PJLP. Namun, dia menekankan, efisiensi tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan tenaga baru.

“Arahan pusat terkait efisiensi anggaran memang menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam hal rekrutmen PJLP baru. Namun, ini tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan regenerasi,” tegas Nabilah.

Sebagai solusi jangka menengah, Sekretaris DPC Srikandi Pemuda Pancasila Jakarta Selatan itu mendorong skema rekrutmen yang lebih selektif, peningkatan kapasitas tenaga yang sudah ada, serta pemanfaatan teknologi dalam operasional mereka.

Terakhir, Nabilah berharap dengan langkah strategis maka regenerasi PJLP tetap berjalan tanpa mengabaikan prinsip efisiensi anggaran yang ditetapkan pemerintah

“Artinya, meskipun tidak bisa menambah jumlah PJLP secara langsung, kita bisa memastikan tenaga yang ada tetap efektif dan bisa cepat merespons tantangan yang ada,” pungkasnya. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...

Harris Turino: Kebocoran APBN Akibat Lemahnya Penegakan Hukum dan Pengawasan

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino Kurniawan, menilai persoalan...

More like this

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...