BerandaUncategorizedYorrys Raweyai Apresiasi Kejagung dalam Pemberantasan Korupsi: Jangan Gentar Hadapi Siapa Pun!

Yorrys Raweyai Apresiasi Kejagung dalam Pemberantasan Korupsi: Jangan Gentar Hadapi Siapa Pun!

Published on

spot_img

Wakil Ketua DPD  Soroti Potensi Kerugian Negara Hingga Ratusan Triliun Akibat Korupsi

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai, memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam menindak kasus-kasus tindak pidana korupsi. Yorrys menegaskan bahwa potensi kerugian negara yang mencapai ratusan miliar hingga ratusan triliun rupiah dalam kasus-kasus korupsi yang diusut Kejagung telah menarik perhatian publik.

Potensi Kerugian Negara yang Besar

Dalam keterangannya pada Selasa (4/3/2025), Yorrys menyatakan, “Potensi kerugian negara yang berkisar dari ratusan miliar hingga ratusan triliun bukanlah nilai yang kecil. Betapa besar kepentingan publik yang ternodai dan dirugikan akibat perilaku koruptif tersebut.” Senator asal Papua Tengah ini juga menyoroti perilaku koruptif yang menyasar sumber daya alam, yang dipastikan merugikan negara dalam jumlah besar.

Tata Kelola Sumber Daya Alam Harus Diperbaiki
Yorrys mencontohkan kasus-kasus seperti Tata Niaga Timah, Impor Gula, dan Tata Kelola Minyak Mentah. Menurutnya, jika tidak dijalankan dengan mekanisme dan prosedur yang tepat, hal-hal tersebut akan merugikan negara dan hajat hidup rakyat. “Pengelolaan sumber daya alam tidak bisa dijalankan tanpa didukung figur yang terpercaya dan tata kelola yang baik,” tegasnya.

Dukungan Penuh untuk Kejagung

Yorrys memberikan dukungan penuh kepada Kejagung dalam menindaklanjuti dugaan dan potensi korupsi yang menyangkut kepentingan publik. Ia meminta Kejagung untuk tetap konsisten dan tidak gentar menghadapi siapa pun atau kepentingan apa pun. “Kejagung harus tetap berada di garda terdepan pemberantasan korupsi, tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Kejagung Dipercaya Publik

Yorrys juga mengapresiasi kepercayaan publik terhadap Kejagung, yang menempati posisi ketiga sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya dengan nilai 75%, di bawah TNI dan Presiden. “Kejagung telah membuktikan diri sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya publik,” ungkapnya. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Sejarah Baru atau Dominasi Berlanjut? Mengulas Sengitnya Jalan Menuju Final Piala Dunia 2026 Antara Spanyol vs Argentina

Partai puncak Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina. Akankah Messi cs cetak sejarah...

Penjelasan Kejagung: Febrie Adriansyah dan Don Ritto Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri

Perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi yang menyeret sejumlah nama penting kembali menjadi sorotan publik....

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

More like this

Sejarah Baru atau Dominasi Berlanjut? Mengulas Sengitnya Jalan Menuju Final Piala Dunia 2026 Antara Spanyol vs Argentina

Partai puncak Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina. Akankah Messi cs cetak sejarah...

Penjelasan Kejagung: Febrie Adriansyah dan Don Ritto Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri

Perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi yang menyeret sejumlah nama penting kembali menjadi sorotan publik....

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...