BerandaLegislatifMeningkatkan Sistem Penerimaan Murid Baru demi Pendidikan Inklusif dan Merata

Meningkatkan Sistem Penerimaan Murid Baru demi Pendidikan Inklusif dan Merata

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Sistem penerimaan murid baru (SPMB) di Indonesia menjadi sorotan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akses dan layanan pendidikan yang inklusif. Hal ini bertujuan memberikan peluang belajar yang setara bagi seluruh anak bangsa.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya mempersiapkan sistem pendidikan yang tidak hanya mempermudah akses masuk pada masa penerimaan siswa, tetapi juga memastikan kelancaran proses pendidikan itu sendiri.

“Peningkatan layanan pendidikan yang lebih inklusif harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Lestari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/1/2025).

Rencana Reformasi Sistem Penerimaan Siswa

Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Biyanto, mengungkapkan dalam acara Kongres Pendidikan Nahdlatul Ulama di Jakarta,  Rabu (22/1) bahwa kementeriannya sedang mengkaji sistem penerimaan siswa baru.

Rencananya, sejumlah jalur akan diberlakukan, antara lain:

  1. Jalur Mutasi dan Anak Guru: Untuk memfasilitasi siswa yang orang tuanya pindah tugas atau berprofesi sebagai guru.
  2. Jalur Afirmasi: Menyasar siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas, dengan persentase penerimaan yang akan ditingkatkan.
  3. Jalur Prestasi: Mengakomodasi siswa dengan pencapaian akademik maupun non-akademik.
  4. Jalur Domisili: Memberikan prioritas bagi siswa yang tinggal di sekitar sekolah.

Mewujudkan Pendidikan yang Inklusif

Lestari menegaskan bahwa upaya mewujudkan pendidikan inklusif merupakan wujud nyata dalam memenuhi amanat konstitusi yang menjamin hak pendidikan bagi setiap warga negara. “Melalui pendidikan, kita dapat mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus meningkatkan harkat dan martabat manusia,” kata politisi Partai NasDem yang akrab disapa Rerie ini.

Sebagai anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah, Rerie berharap sistem penerimaan murid baru yang lebih inklusif dapat segera diterapkan pada tahun ajaran mendatang. Dengan demikian, berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang layak dapat teratasi.

Kolaborasi Pemangku Kepentingan untuk Pendidikan Merata

Rerie menekankan pentingnya kolaborasi antara pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah untuk mewujudkan pendidikan yang merata. Sinergi ini diperlukan agar program-program pendidikan tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat.

“Kerja sama yang kuat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat akan memastikan bahwa hak pendidikan bagi seluruh anak bangsa dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Sari Yulianti: Usut Tuntas Kasus Pria Tewas Diduga Curi Ayam di Bali

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban amuk massa di...

Wakapolri Dedi Prasetyo Berulang Tahun, Habib Aboe Sampaikan Pantun, Doa, dan Harapannya

Momentum ulang tahun menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada para pejabat negara yang mengemban...

DPR Soroti 307 Kasus Kejahatan di Papua Tengah, Minta Polda Tingkatkan Patroli

Penguatan keamanan dan penegakan hukum menjadi sorotan dalam kunjungan kerja Komisi III DPR RI...

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka TPPU, Kejagung Beberkan Kronologinya

Perkembangan terbaru dalam penanganan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa...

More like this

Sari Yulianti: Usut Tuntas Kasus Pria Tewas Diduga Curi Ayam di Bali

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban amuk massa di...

Wakapolri Dedi Prasetyo Berulang Tahun, Habib Aboe Sampaikan Pantun, Doa, dan Harapannya

Momentum ulang tahun menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada para pejabat negara yang mengemban...

DPR Soroti 307 Kasus Kejahatan di Papua Tengah, Minta Polda Tingkatkan Patroli

Penguatan keamanan dan penegakan hukum menjadi sorotan dalam kunjungan kerja Komisi III DPR RI...