BerandaPeristiwaDuh! Trump Ancam Terapkan Tarif pada Uni Eropa dan Impor dari China

Duh! Trump Ancam Terapkan Tarif pada Uni Eropa dan Impor dari China

Published on

spot_img

WASHINGTON, PARLE.CO.ID – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Selasa (21/1/2024) kemarin, bersumpah akan mengenakan tarif pada Uni Eropa dan mengatakan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan tarif hukuman sebesar 10% pada impor dari China. Hal ini disebabkan oleh pengiriman fentanyl dari China ke AS melalui Meksiko dan Kanada.

Trump melontarkan ancaman tarif terbaru ini saat berbicara dengan wartawan di Gedung Putih sehari setelah mulai menjabat, tanpa langsung memberlakukan tarif seperti yang dijanjikannya saat kampanye.

Pasar keuangan dan kelompok perdagangan sempat bernapas lega pada Selasa, tetapi pernyataan terbaru Trump menegaskan kembali keinginannya untuk menerapkan tarif lebih luas, termasuk tenggat waktu baru pada 1 Februari untuk tarif 25% terhadap Kanada dan Meksiko, serta tarif pada China dan Uni Eropa.

Trump menyebut bahwa Uni Eropa dan negara-negara lain memiliki surplus perdagangan yang merugikan AS.
“Uni Eropa sangat, sangat buruk bagi kita,” katanya seraya mengulang pernyataan yang dibuat pada Senin, sebelumnya.

“Jadi, mereka akan dikenakan tarif. Ini satu-satunya cara untuk mencapai keadilan,” tegas dia melontarkan mengancamnya.

Trump juga menyatakan pada Senin bahwa ia mempertimbangkan tarif terhadap Kanada dan Meksiko, kecuali mereka menindak perdagangan migran ilegal dan fentanyl, termasuk bahan kimia prekursor dari China, yang melintasi perbatasan AS.

Kesediaan Berkomunikasi

Sedangkan, China menyatakan kesediaannya untuk berkomunikasi dengan AS guna menangani perbedaan secara tepat dan memperluas kerja sama yang saling menguntungkan.

“Kami selalu percaya bahwa tidak ada pemenang dalam perang dagang atau perang tarif. China akan selalu dengan tegas menjaga kepentingan nasionalnya,” ujar Mao Ning, juru bicara Kementerian Luar Negeri China.

Sementara itu, penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro mengatakan bahwa ancaman tarif Trump terhadap Kanada dan Meksiko bertujuan untuk menekan kedua negara agar menghentikan migran ilegal dan narkoba masuk ke AS.

Memorandum Perdagangan

Pada Senin, Trump menandatangani memorandum perdagangan yang memerintahkan peninjauan menyeluruh terhadap berbagai isu perdagangan AS, termasuk praktik perdagangan yang tidak adil dan manipulasi mata uang oleh mitra dagang, dengan tenggat waktu laporan pada 1 April.

Meksiko dan Kanada merespons ancaman ini dengan nada yang lebih lunak, tetapi menyatakan akan mempertahankan kedaulatan mereka. Sementara itu, petani jagung AS khawatir tarif baru akan mengganggu perdagangan dengan Meksiko dan Kanada, pasar ekspor utama mereka. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...

Habib Aboe Minta Kapolri Suyudi Perkuat Polri Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

Penguatan pendekatan humanis dan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, menjadi salah satu harapan...

Komisi III DPR Soroti Arogansi Oknum Polisi Saat Temui Kapolri Suyudi

Komisi III DPR RI meminta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto membenahi perilaku oknum...

More like this

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...

Habib Aboe Minta Kapolri Suyudi Perkuat Polri Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

Penguatan pendekatan humanis dan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, menjadi salah satu harapan...