BerandaLegislatifPemberdayaan Perempuan dan Keluarga: Kunci Membangun Generasi Tangguh

Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga: Kunci Membangun Generasi Tangguh

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Upaya pemberdayaan perempuan dan keluarga memegang peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menekankan bahwa pemberdayaan perempuan adalah langkah strategis untuk membangun keluarga yang mampu melahirkan generasi sehat, tangguh, dan berdaya saing.

“Memberdayakan perempuan adalah kunci untuk menciptakan keluarga yang kuat, yang menjadi fondasi utama bagi generasi penerus bangsa yang berkualitas di masa depan,” ungkap Lestari dalam pernyataan tertulisnya pada Kamis (19/12/2024).

Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) sepanjang 2023 mencatat bahwa 18.200 anak menjadi korban kekerasan, dengan 51% kasus terjadi di lingkungan rumah. Selain itu, Kementerian Kesehatan RI melaporkan bahwa lebih dari 12,5% ibu hamil menghadapi masalah kesehatan jiwa.

Lestari mencatat bahwa pola asuh yang tidak tepat di lingkungan keluarga berpotensi menjadi penyebab utama kekerasan terhadap anak. Situasi ini membutuhkan perhatian serius dan tindakan nyata untuk memperbaiki pola pengasuhan dan meningkatkan pemberdayaan perempuan.

Langkah Nyata untuk Perubahan
Dikutip dari mpr.go.id, Minggu (22/12/2024), Rerie, sapaan akrab Lestari, mengusulkan agar para pemangku kepentingan, di tingkat pusat maupun daerah, menciptakan mekanisme pemberdayaan perempuan dan keluarga yang relevan dengan kebutuhan zaman. Langkah ini juga mencakup upaya edukasi masyarakat secara luas tentang pentingnya pola asuh yang sesuai dengan prinsip-prinsip kesehatan dan kesejahteraan anak.

“Kita perlu mendorong pemasyarakatan pola asuh yang benar, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang sama dalam mendidik anak-anak mereka,” tambahnya.

Menurut Rerie, jika pemahaman mengenai pola asuh yang baik sudah terbangun di masyarakat, mekanisme pencegahan kekerasan terhadap anak dapat diwujudkan secara efektif.

Membangun Lingkungan yang Sehat dan Aman
Sebagai anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, Lestari menyerukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi anak-anak. Dengan menciptakan ekosistem yang mendukung, generasi penerus bangsa dapat tumbuh menjadi individu yang berdaya saing dan memiliki daya tahan menghadapi tantangan global.

“Langkah ini harus menjadi prioritas kita bersama. Hanya dengan menciptakan keluarga yang kuat, kita dapat memastikan masa depan bangsa yang lebih cerah,” tutup Lestari. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran...

BPI KPNPA RI Soroti Dugaan HP Ilegal di Lapas Perempuan Pekanbaru

Pekanbaru, Riau, Parle — Dugaan masih beredarnya telepon genggam (HP) ilegal di Lembaga Pemasyarakatan...

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...

FWK MENILAI KPK PENAKUT, PEMERINTAH TIDAK BOLEH ANTIKRITIK

Jakarta, Parle--Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengingatkan KPK harus memiliki keberanian dan konsistensi dalam penegakan...

More like this

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran...

BPI KPNPA RI Soroti Dugaan HP Ilegal di Lapas Perempuan Pekanbaru

Pekanbaru, Riau, Parle — Dugaan masih beredarnya telepon genggam (HP) ilegal di Lembaga Pemasyarakatan...

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...