BerandaLegislatifOnce Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Published on

spot_img

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang ekspresi seni sekaligus penggerak ekonomi kreatif di daerah. Kondisi tersebut mendorong DPR RI meminta pemerintah mempercepat revitalisasi taman budaya dengan pendekatan yang lebih menyeluruh.

Anggota Komisi X DPR RI, Once Mekel, mendesak Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), mempercepat revitalisasi taman budaya di berbagai daerah. Menurutnya, revitalisasi tidak cukup hanya berfokus pada pembenahan infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan program seni dan budaya yang berkelanjutan agar taman budaya berfungsi sebagai pusat aktivitas kebudayaan dan penguatan ekonomi kreatif.

“Langkah ini sangat strategis agar taman budaya mampu menjelma sebagai pusat aktivitas seni, ruang pelestarian budaya, sekaligus motor penggerak ekonomi bagi para pelaku budaya setempat,” kata Once kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, legislator PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta II itu meminta pemerintah memastikan seluruh taman budaya di Indonesia dapat berfungsi secara optimal sebagai wadah pengembangan seni, pelestarian budaya, dan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

Menurut Once, revitalisasi taman budaya perlu menjadi agenda prioritas karena masih banyak fasilitas serupa di berbagai daerah yang belum mendapatkan pembenahan secara menyeluruh. Persoalannya tidak hanya menyangkut kondisi fisik bangunan, tetapi juga minimnya kegiatan seni dan budaya yang digelar secara rutin.

“Saya sangat berharap taman budaya di seluruh Indonesia diberdayakan dan direvitalisasi lagi. Ini adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan perekonomian para pelaku budaya, baik tradisional maupun kontemporer,” ujarnya.

Mantan vokalis Dewa 19 itu mempertanyakan sejauh mana capaian program revitalisasi taman budaya yang telah dijalankan pemerintah. Ia menilai banyak taman budaya yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi infrastruktur maupun pengelolaan program.

“Apa yang kira-kira sudah dicapai dalam revitalisasi taman-taman budaya kita? Setahu saya, masih banyak sekali yang belum berjalan, baik dari sisi fisik maupun pemrogramannya. Bagaimana kita menghidupi ruang-ruang ini? Tolong dijelaskan,” tegas Once.

Ia menekankan, revitalisasi taman budaya harus diarahkan untuk menciptakan ruang kolaborasi yang produktif bagi para seniman dan pelaku budaya. Dengan pengelolaan yang aktif dan program yang berkesinambungan, taman budaya diyakini dapat memberikan manfaat sosial, memperkuat pelestarian budaya, sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.

Once berharap Kementerian Kebudayaan menjadikan revitalisasi taman budaya sebagai salah satu program prioritas ke depan. Menurut dia, sinergi antara fasilitas yang memadai, tata kelola yang baik, dan agenda kegiatan yang berkelanjutan akan memperkuat ekosistem kebudayaan nasional serta meningkatkan kesejahteraan para pelaku seni di berbagai daerah.

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

Dasco Ungkap 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Asing Lewat Lowongan Kerja

Sebanyak delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga direkrut untuk menjadi bagian dari militer negara...

Puan Maharani Ungkap 16 RUU Disahkan Jadi UU Sepanjang Tahun Sidang 2025-2026

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama pemerintah mengesahkan 16 rancangan undang-undang (RUU) menjadi undang-undang...

Ahmad Muzani: Arsip Konstitusi Merekam Perjalanan Demokrasi dan Ketatanegaraan Indonesia

Perjalanan Indonesia membangun negara dan demokrasi tidak hanya tersimpan dalam buku sejarah, tetapi juga...

More like this

Fahri Hamzah Desak BPS Benahi Data Backlog Rumah, Soroti Lesunya Daya Serap Pasar

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendesak Badan Pusat Statistik (BPS)...

Dasco Ungkap 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Asing Lewat Lowongan Kerja

Sebanyak delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga direkrut untuk menjadi bagian dari militer negara...

Puan Maharani Ungkap 16 RUU Disahkan Jadi UU Sepanjang Tahun Sidang 2025-2026

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama pemerintah mengesahkan 16 rancangan undang-undang (RUU) menjadi undang-undang...