BerandaPresidenSelamatkan 30 Juta Warga Pantura, Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Giant Sea Wall

Selamatkan 30 Juta Warga Pantura, Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Giant Sea Wall

Published on

spot_img

Presiden Prabowo Subianto instruksikan percepatan pembangunan tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall) di Pantura Jawa demi selamatkan jutaan warga dan industri.

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan RI guna membahas langkah strategis percepatan pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di sepanjang pesisir utara (Pantura) Pulau Jawa. Proyek ini dinilai krusial untuk melindungi kawasan industri dan jutaan penduduk dari ancaman kenaikan permukaan air laut.

Dikutip dari laporan Antara, Senin (20/4/2026), Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf, menyatakan bahwa Presiden secara khusus memerintahkan agar eksekusi rencana pembangunan ini segera dipercepat.

“Rencana dari hasil hitungan, masih dihitung waktunya, karena berkaitan dengan ‘resources’ yang ada di Indonesia, kita manfaatkan semua,” ujar Didit selepas rapat di Jakarta.

Meskipun target waktu penyelesaian secara rinci masih dalam tahap kalkulasi mendalam, Didit menjelaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah mematangkan perencanaan teknis yang berkaitan dengan konstruksi. Pemerintah berkomitmen memanfaatkan seluruh sumber daya internal yang dimiliki Indonesia untuk mendukung infrastruktur raksasa ini.

Di sisi lain, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan betapa vitalnya proyek ini bagi ekonomi nasional. Menurutnya, tanggul laut raksasa akan menyelamatkan sedikitnya 60 persen kawasan industri nasional serta lebih dari 30 juta penduduk yang menetap di area pesisir utara Jawa.

Dalam ratas tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan arahan khusus agar perguruan tinggi dan institusi riset turut berpartisipasi aktif dalam mendukung proyek ini. Berbagai hasil penelitian di kampus yang telah teruji—seperti yang telah diimplementasikan di kawasan Demak dan Semarang—diharapkan dapat membuat pembangunan menjadi lebih efisien.

“Dosen-dosen yang selama ini memiliki penelitian yang mendukung untuk percepatan dan efisiensi pengembangan Giant Sea Wall diminta untuk terlibat langsung,” jelas Brian Yuliarto.

Selain Mendiktisaintek dan Kepala BOPPJ, rapat terbatas ini juga dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Analisis Redaksi Parle.co.id:  Keadaan Darurat

Langkah Presiden Prabowo mempercepat proyek Giant Sea Wall merupakan respons “keadaan darurat” terhadap ancaman tenggelamnya wilayah Pantura. Redaksi mencatat tiga poin krusial:

Proteksi Tulang Punggung Ekonomi: Pantura Jawa adalah urat nadi industri nasional. Kegagalan memitigasi penurunan muka tanah dan kenaikan air laut di wilayah ini tidak hanya akan memicu bencana kemanusiaan, tetapi juga keruntuhan ekonomi makro Indonesia karena banyaknya kawasan industri yang terancam.

Hilirisasi Riset Domestik: Instruksi Presiden untuk melibatkan kampus menunjukkan pergeseran gaya kepemimpinan yang lebih berbasis data dan sains (evidence-based policy). Hal ini penting untuk memastikan proyek bernilai triliunan rupiah ini menggunakan teknologi yang tepat guna dan efisien dari sisi biaya.

Kemandirian Sumber Daya: Penekanan pada penggunaan ‘resources’ yang ada di dalam negeri mengindikasikan keinginan pemerintah agar proyek infrastruktur raksasa ini tidak melulu bergantung pada kontraktor atau teknologi asing, melainkan menjadi ajang pembuktian kapasitas teknik sipil dan kedaulatan teknologi Indonesia. ****

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....

Ketua SMSI Babel Bardian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran 600 Rumah di Bangka Selatan

Ketua SMSI Babel Bardian (Foto : Ist) Bangka Selatan, Asatu Online – Ketua Serikat Media...

More like this

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....