Anggota DPR RI Siti Mukaromah memperingatkan pelaku UMKM untuk mewaspadai kenaikan inflasi dan fluktuasi harga bahan baku impor akibat konflik di Timur Tengah.
PURWOKERTO – Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, memberikan peringatan keras kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengantisipasi dampak buruk dari gejolak geopolitik di kawasan Timur Tengah. Konflik tersebut dinilai berpotensi memicu kenaikan inflasi dan fluktuasi harga bahan baku impor yang dapat menekan margin keuntungan pengusaha kecil.
Legislator yang akrab disapa Erma ini menjelaskan bahwa ketergantungan sebagian besar UMKM terhadap bahan baku dari luar negeri membuat mereka sangat rentan terhadap perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
“Konflik yang terjadi di Timur Tengah tentu akan sangat berpengaruh terhadap pengembangan ekonomi. Inflasi pasti akan semakin tinggi. Salah satu yang terdampak adalah UMKM karena masih banyak yang bergantung pada bahan baku impor,” ujar Erma di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (4/3/2026).
Erma mencontohkan sektor boga, seperti produsen kue dan makanan olahan, sebagai pihak yang paling merasakan dampak jika harga bahan baku naik akibat gangguan distribusi global. Ketidakseimbangan antara modal pembelian bahan baku dan harga jual produk menjadi risiko nyata yang harus diwaspadai.
“Jangan sampai membeli bahan baku dengan harga lama, lalu ketika menjual hasilnya tidak cukup untuk membeli bahan baku lagi dengan harga yang sudah naik,” tegas legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII (Banyumas dan Cilacap) tersebut.
Meskipun pemerintah belum merumuskan formulasi kebijakan khusus, Erma menyarankan agar para pelaku UMKM melakukan langkah mitigasi mandiri. Ia mengimbau para pengusaha untuk tidak terlalu agresif dalam melakukan ekspansi usaha di tengah ketidakpastian global saat ini.
Menurutnya, pengembangan usaha di masa krisis sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan sangat mempertimbangkan stabilitas modal serta daya beli masyarakat yang mungkin terganggu oleh inflasi.
Selain sektor ekonomi, Erma juga menyinggung dampak konflik Timur Tengah terhadap sektor perjalanan. Gangguan jalur penerbangan di kawasan konflik mulai dirasakan pada aktivitas ibadah umrah dan berpotensi memengaruhi persiapan musim haji mendatang.
“Kondisi tersebut juga perlu diantisipasi menjelang persiapan musim haji setelah Ramadhan. Namun kita berharap situasi global segera membaik sehingga stabilitas ekonomi dapat terjaga,” pungkasnya. ****

