BerandaKulinerCoba Menu Iftar Dunia: Resep Praktis Sup Harira Maroko, Sehat dan Mengenyangkan

Coba Menu Iftar Dunia: Resep Praktis Sup Harira Maroko, Sehat dan Mengenyangkan

Published on

spot_img

Ingin menu iftar beda dari biasanya? Simak resep Sup Harira khas Maroko yang gurih, kaya protein, dan mudah dibuat di rumah untuk buka puasa.

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Bosan dengan menu buka puasa yang itu-itu saja? Anda bisa mencoba Harira, sup legendaris dari Maroko. Harira dikenal sebagai “makanan super” saat Ramadan karena kaya akan protein dari kacang-kacangan dan serat dari tomat, sehingga sangat baik untuk memulihkan energi setelah seharian berpuasa.

Berikut adalah resep modifikasi praktis dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar atau supermarket lokal:

Bahan Utama:

  • 250 gram daging kambing atau sapi (potong dadu kecil).

  • 1 kaleng (400g) kacang arab (chickpeas), tiriskan.

  • 100 gram lentil merah atau hijau (bisa diganti kacang hijau kupas).

  • 500 gram tomat merah, blender halus.

  • 1 buah bawang bombay, cincang halus.

  • 2 batang seledri, iris halus.

  • 1 liter kaldu daging atau air.

  • 2 sendok makan pasta tomat.

  • 50 gram pasta pendek (vermiseli atau pasta bintang).

Bumbu Rempah:

  • 1 sdt kunyit bubuk.

  • 1 sdt jahe bubuk.

  • 1 sdt kayu manis bubuk.

  • Garam dan lada hitam secukupnya.

  • Perasan jeruk nipis (untuk penyajian).

Cara Membuat:

  1. Tumis Bumbu: Panaskan sedikit minyak, tumis bawang bombay hingga harum. Masukkan potongan daging, masak hingga berubah warna.

  2. Masuk Rempah: Tambahkan kunyit, jahe, kayu manis, garam, dan lada. Aduk rata hingga aroma rempah keluar.

  3. Rebus: Tuangkan tomat halus, pasta tomat, lentil, dan kaldu. Masak dengan api kecil hingga daging dan lentil menjadi empuk (sekitar 30-40 menit).

  4. Kacang & Pasta: Masukkan kacang arab dan pasta vermiseli. Masak kembali selama 10 menit hingga pasta matang.

  5. Pengental (Opsional): Jika ingin tekstur yang lebih kental, larutkan 1 sdm tepung terigu dengan sedikit air, lalu tuangkan ke dalam sup sambil diaduk.

  6. Penyajian: Matikan api, masukkan irisan seledri. Sajikan hangat dengan kucuran jeruk nipis agar rasanya lebih segar.

Tips Penyajian ala Maroko:

Masyarakat Maroko biasanya menyantap Harira bersama kurma dan potongan roti gandum. Rasa sup yang gurih-asam berpadu sangat serasi dengan rasa manis kurma, menciptakan keseimbangan rasa yang unik untuk berbuka puasa. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Sejarah Baru atau Dominasi Berlanjut? Mengulas Sengitnya Jalan Menuju Final Piala Dunia 2026 Antara Spanyol vs Argentina

Partai puncak Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina. Akankah Messi cs cetak sejarah...

Penjelasan Kejagung: Febrie Adriansyah dan Don Ritto Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri

Perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi yang menyeret sejumlah nama penting kembali menjadi sorotan publik....

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

More like this

Sejarah Baru atau Dominasi Berlanjut? Mengulas Sengitnya Jalan Menuju Final Piala Dunia 2026 Antara Spanyol vs Argentina

Partai puncak Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina. Akankah Messi cs cetak sejarah...

Penjelasan Kejagung: Febrie Adriansyah dan Don Ritto Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri

Perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi yang menyeret sejumlah nama penting kembali menjadi sorotan publik....

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...