BerandaOpiniANALISIS: Mungkinkah Zinedine Zidane Menjadi Konsultan Khusus Timnas Indonesia?

ANALISIS: Mungkinkah Zinedine Zidane Menjadi Konsultan Khusus Timnas Indonesia?

Published on

spot_img

Membaca Sinyal Diplomasi 45 Menit Prabowo di Davos: Bukan Sekadar Foto Bareng!

Oleh: Tim Redaksi Parle.co.id

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Pertemuan 45 menit antara Presiden Prabowo Subianto dan Zinedine Zidane di Davos, Swiss, bukan sekadar agenda selingan. Bagi publik sepak bola tanah air, durasi tersebut cukup untuk menyusun satu babak strategi besar. Pertanyaannya: Apakah ini sinyal awal keterlibatan sang maestro dalam struktur pengembangan sepak bola kita?

Berikut adalah analisis mengapa peluang Zidane menjadi “arsitek di balik layar” sepak bola Indonesia sangat terbuka lebar:

1. Kebutuhan ‘Blue Print’ Standar Dunia

Prabowo meminta masukan Zidane bukan soal cara menendang bola, melainkan soal sistem. Zidane adalah sosok yang sukses besar baik sebagai pemain maupun pelatih (hat-trick UCL bersama Real Madrid). Indonesia saat ini butuh kurikulum yang konsisten dari akar rumput hingga senior. Kehadiran Zidane sebagai konsultan teknis akan memberikan legitimasi internasional pada proyek “Satu Sekolah Satu Lapangan” yang dicanangkan Presiden.

2. Kedekatan Personal dan Diplomasi Tinggi

Prabowo dikenal sebagai pemimpin yang gemar menggandeng tokoh kelas dunia untuk mempercepat akselerasi nasional. Fakta bahwa Zidane membawa putranya, Theo, menunjukkan adanya hubungan personal yang cukup hangat. Dalam dunia diplomasi, hubungan personal adalah pintu masuk bagi kerja sama profesional yang lebih besar.

3. Fokus pada Infrastruktur Akar Rumput

Visi Prabowo agar setiap sekolah memiliki lapangan sepak bola sangat selaras dengan filosofi sepak bola Prancis yang mengandalkan akademi lokal (seperti Clairefontaine). Zidane, yang tumbuh dari sepak bola jalanan di Marseille hingga menjadi bintang dunia, adalah figur paling tepat untuk menginspirasi proyek ini.

Tantangan: Realitas atau Sekadar Mimpi?

Tentu saja, mendatangkan Zidane tidaklah murah dan mudah. Namun, dengan pengaruh politik dan jaringan global yang ditunjukkan Prabowo di Davos, hal yang “mustahil” bisa saja menjadi nyata. Jika bukan sebagai pelatih kepala, peran sebagai Penasihat Teknis Strategis atau Duta Besar Sepak Bola Indonesia adalah posisi yang paling masuk akal bagi Zidane.

Prediksi Redaksi: Pertemuan ini adalah langkah awal. Jangan terkejut jika dalam beberapa bulan ke depan, akan ada kerja sama resmi antara PSSI, Kemenpora, dan lembaga sepak bola yang berafiliasi dengan Zidane untuk menjalankan program pelatihan pelatih (coach the coaches) di Indonesia. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....

Ketua SMSI Babel Bardian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran 600 Rumah di Bangka Selatan

Ketua SMSI Babel Bardian (Foto : Ist) Bangka Selatan, Asatu Online – Ketua Serikat Media...

More like this

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....