BerandaMobilitasAsah Keterampilan PERIKHSA 2025 di Bali: Ajang Lomba Menembak dan Penguatan Solidaritas...

Asah Keterampilan PERIKHSA 2025 di Bali: Ajang Lomba Menembak dan Penguatan Solidaritas Lintas Profesi

Published on

spot_img

Event Digelar 25-26 Juli 2025 di Lapangan Tembak Tohpati, Denpasar, dengan Berbagai Kategori Lomba

Bali Jadi Tuan Rumah Ajang Asah Keterampilan PERIKHSA 2025

BALI, PARLE.CO.ID — Bali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Asah Keterampilan PERIKHSA 2025, yang akan digelar pada 25-26 Juli 2025 di Lapangan Tembak Tohpati, Denpasar. Acara ini diinisiasi oleh Perhimpunan Pemilik Senjata Api Beladiri Indonesia (PERIKHSA) sebagai wadah penguatan kapasitas dan profesionalisme bagi pemegang Izin Khusus Senjata Api Beladiri (IKHSA) serta penegak hukum.

Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ketua Umum PERIKHSA sekaligus anggota Komisi III DPR RI, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi menembak, melainkan juga forum strategis untuk memperkuat solidaritas dan keamanan nasional.

Beragam Kategori Lomba dan Peserta

Asah Keterampilan PERIKHSA 2025 akan menampilkan berbagai kategori lomba, di antaranya:

  • IKHSA Peluru Karet

  • IKHSA Peluru Tajam

  • IKHSA Optic Pistol

  • IKHSA Optic PCC

  • Kategori khusus perempuan dan masyarakat umum

Kegiatan ini akan berlangsung dalam 8 stage, menjadikannya salah satu ajang kompetitif di bidangnya.

Malam Penyambutan dan Dialog Lintas Profesi

Sebelum lomba, Welcome Dinner akan digelar pada 25 Juli 2025 di Black Stone Yacht Club, Denpasar. Acara ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan penguatan jejaring antarlembaga, profesi, dan anggota PERIKHSA.

Bamsoet, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kadin, menekankan pentingnya acara ini di tengah dinamika global yang terus berubah. “Ini bukan hanya soal menembak, tapi juga membangun kesadaran bela negara secara kolektif,” ujarnya.

Olahraga Menembak sebagai Pembentuk Karakter

Menurut Bamsoet, olahraga menembak dapat melatih disiplin, sportivitas, dan ketangkasan, sekaligus menjadi penyeimbang di era digital yang serba cepat. “Ini adalah sarana pembinaan karakter yang efektif,” tegasnya.

Acara ini juga melibatkan masyarakat umum, menunjukkan komitmen PERIKHSA dalam menciptakan ruang inklusif bagi semua kalangan. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...

Harris Turino: Kebocoran APBN Akibat Lemahnya Penegakan Hukum dan Pengawasan

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino Kurniawan, menilai persoalan...

More like this

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...