BerandaEksekutifWamen PKP, Fahri Hamzah: Palembang Punya Potensi Jadi Kota Paling Maju di...

Wamen PKP, Fahri Hamzah: Palembang Punya Potensi Jadi Kota Paling Maju di Indonesia

Published on

spot_img

PALEMBANG, PARLE.CO.ID – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah, meyakini bahwa Kota Palembang memiliki potensi besar untuk menjadi kota paling maju di Indonesia. Keyakinan ini ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Dialog Kebijakan tentang Perkotaan dan Perumahan Berkelanjutan dan Terjangkau di Ruang Rapat Parameswara, Sekretariat Daerah Kota Palembang, Sumatera Selata, Jumat (11/7/2025).

Dalam forum yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam dan perwakilan dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Fahri menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan kota.

“Kita patut bersyukur karena hari ini Kota Palembang kedatangan tamu penting dari OECD. Mereka akan membantu kita merancang Palembang menjadi kota modern dan setara dengan kota-kota besar di negara maju,” ujarnya.

Ia menilai, Palembang yang merupakan kota tertua di Indonesia, memiliki nilai historis dan strategis yang layak menjadi titik awal menuju cita-cita Indonesia sebagai negara maju. Menurut Fahri, kehadiran OECD merupakan langkah penting untuk memperkuat perencanaan pembangunan yang berkelanjutan dan terjangkau.

“Adalah hal yang wajar jika rancangan Indonesia sebagai negara maju dimulai dari Palembang. Kota ini punya sejarah panjang dan kontribusi besar bagi negeri ini,” tegas Fahri.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 itu mendorong masyarakat Palembang agar tetap optimistis menyambut perubahan. Ia berharap berbagai masukan yang muncul dalam forum tersebut dapat disampaikan secara konstruktif kepada OECD agar menjadi bahan kajian dalam merancang tata kota, khususnya di bidang perumahan.

“Orang Palembang harus lebih semangat karena kota ini akan menjadi kota paling maju di Indonesia,” pungkasnya. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

PAN Nilai Usulan Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Layak Dikaji, Jadi Pembahasan Lintas Fraksi DPR

Wacana penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tanpa memilih wakil kepala daerah mulai mengemuka di...

Petugas Damkar Gugur saat Padamkan Kebakaran TPS Liar, DPRD DKI Desak Evaluasi Total Pengelolaan Sampah

Kebakaran di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta...

Pemerintah Didesak Putus Aliran Dana Judol, Nico Siahaan: QRIS Jadi Jalur Utama Deposit

Upaya pemerintah memberantas judi online dinilai belum akan efektif apabila hanya mengandalkan pemblokiran situs...

Satu Tahun Sekolah Rakyat Dievaluasi, DPR Pastikan Ijazah Lulusan Diakui Negara

Program Sekolah Rakyat yang telah berjalan selama satu tahun memasuki fase evaluasi. DPR RI...

More like this

PAN Nilai Usulan Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Layak Dikaji, Jadi Pembahasan Lintas Fraksi DPR

Wacana penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tanpa memilih wakil kepala daerah mulai mengemuka di...

Petugas Damkar Gugur saat Padamkan Kebakaran TPS Liar, DPRD DKI Desak Evaluasi Total Pengelolaan Sampah

Kebakaran di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta...

Pemerintah Didesak Putus Aliran Dana Judol, Nico Siahaan: QRIS Jadi Jalur Utama Deposit

Upaya pemerintah memberantas judi online dinilai belum akan efektif apabila hanya mengandalkan pemblokiran situs...