BerandaEksekutifReshuffle Kabinet Merah Putih Belum Dibahas, Ini Penjelasan Mensesneg Prasetyo Hadi

Reshuffle Kabinet Merah Putih Belum Dibahas, Ini Penjelasan Mensesneg Prasetyo Hadi

Published on

spot_img

Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali mengemuka di tengah sorotan terhadap kinerja pemerintahan dan kondisi ekonomi nasional. Namun, pemerintah menegaskan Presiden Prabowo Subianto belum memiliki agenda melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat, termasuk pada Agustus 2026 sebagaimana ramai diperbincangkan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi memastikan hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai pergantian menteri maupun pejabat di lingkungan Kabinet Merah Putih.

Menurut dia, Presiden Prabowo masih fokus menjalankan roda pemerintahan tanpa rencana mencopot anggota kabinet. “Sementara belum ada,” kata Prasetyo Hadi, Jumat (31/7/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan, apabila dalam waktu dekat terdapat pelantikan pejabat baru, langkah tersebut bukan merupakan bagian dari reshuffle kabinet. Pelantikan hanya dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang saat ini masih kosong akibat ditinggalkan pejabat sebelumnya.

Beberapa posisi yang belum terisi antara lain jabatan Wakil Menteri Pertanian setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, kursi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga masih kosong setelah Silmy Karim tidak lagi menjabat.

“Yang kosong. Tapi memang terus terang kita belum, Bapak Presiden juga belum berdiskusi mengenai rencana adanya pergantian atau reshuffle kabinet,” ujar Prasetyo.

Pernyataan tersebut sekaligus meredam spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir mengenai kemungkinan evaluasi besar-besaran terhadap jajaran Kabinet Merah Putih. Isu reshuffle mencuat seiring meningkatnya kritik publik terhadap kinerja pemerintah, terutama terkait perlambatan pemulihan ekonomi dan efektivitas sejumlah program prioritas.

Di sisi lain, sejumlah lembaga survei juga mencatat adanya penurunan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan itu disebut dipengaruhi oleh persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi serta penilaian atas kinerja sejumlah menteri yang dinilai belum optimal menjalankan tugasnya.

Selain persoalan kinerja, beberapa pejabat pemerintah juga menjadi sorotan publik akibat kontroversi yang muncul dari kebijakan, pernyataan, maupun keterlibatan dalam proses hukum. Meski demikian, pemerintah menegaskan hingga saat ini belum ada pembahasan resmi mengenai perombakan kabinet, sehingga fokus Presiden tetap pada pengisian jabatan yang masih kosong agar roda pemerintahan berjalan optimal.

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Merdeka Run 2026 Digelar Gratis, Pemerintah Siapkan Empat Kategori Lari untuk Semarakkan HUT Ke-81 RI

Pemerintah kembali mengajak masyarakat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia melalui kegiatan...

Habib Aboe Tekankan Sinergi Polri, TNI, dan Pemda Jaga Keamanan Barito Kuala

Anggota Komisi III DPR RI dari Dapil Kalimantan Selatan (Kalsel) I, Habib Aboe Bakar...

El Nino 2026 Diprediksi Picu Kekeringan Ekstrem, DPR Desak Pemerintah Segera Siapkan Mitigasi Darurat

Ancaman fenomena El Nino kembali membayangi Indonesia pada 2026. Di tengah proyeksi musim kemarau...

Prabowo Hadiri Akad Massal 62.000 KPR FLPP di Batang, Perkuat Program 3 Juta Rumah untuk MBR

Pemerintah terus mengakselerasi program penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai bagian dari...

More like this

Merdeka Run 2026 Digelar Gratis, Pemerintah Siapkan Empat Kategori Lari untuk Semarakkan HUT Ke-81 RI

Pemerintah kembali mengajak masyarakat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia melalui kegiatan...

Habib Aboe Tekankan Sinergi Polri, TNI, dan Pemda Jaga Keamanan Barito Kuala

Anggota Komisi III DPR RI dari Dapil Kalimantan Selatan (Kalsel) I, Habib Aboe Bakar...

El Nino 2026 Diprediksi Picu Kekeringan Ekstrem, DPR Desak Pemerintah Segera Siapkan Mitigasi Darurat

Ancaman fenomena El Nino kembali membayangi Indonesia pada 2026. Di tengah proyeksi musim kemarau...