BerandaLegislatifHabib Aboe: Haul ke-58 Guru Tua di Al-Khoirat Jadi Momentum Persatuan Nasional

Habib Aboe: Haul ke-58 Guru Tua di Al-Khoirat Jadi Momentum Persatuan Nasional

Published on

spot_img

PALU, PARLE.CO.ID — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Kompleks Al-Khoirat Pusat, di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (1/4/2026), saat ratusan ribu jamaah dari berbagai penjuru Nusantara memadati lokasi untuk menghadiri haul ke-58 Habib Idrus bin Salim Al-Jufri. Dalam momentum tersebut, Anggota Fraksi PKS DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai perjuangan Guru Tua sebagai fondasi penguatan persatuan bangsa.

Di tengah lautan umat yang hadir, Habib Aboe mengaku bersyukur dapat kembali mengikuti peringatan haul tokoh besar pendidikan dan dakwah di kawasan timur Indonesia tersebut. Ia menyebut sosok Guru Tua bukan sekadar ulama, melainkan arsitek peradaban yang berhasil memadukan nilai Islam dengan semangat nasionalisme.

“Guru Tua mengajarkan bahwa Islam dan nasionalisme bukanlah dua hal yang bertentangan. Justru keduanya saling menguatkan dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menggambarkan kegiatan haul sebagai cerminan nyata keberagaman Indonesia yang hidup dalam harmoni. Menurutnya, tidak ada sekat suku, golongan, maupun latar belakang di antara para jamaah yang hadir.

“Ini adalah miniatur Indonesia yang sesungguhnya. Semua duduk bersila dalam satu barisan, menunjukkan bahwa persatuan itu nyata dan bisa diwujudkan,” kata anggota Komisi III DPR itu lagi.

Selain menyoroti pentingnya persatuan, Sekjen PKS periode 2012–2020 itu juga menekankan relevansi dakwah yang menyejukkan di tengah dinamika sosial dan politik yang kerap memanas. Ia menilai warisan dakwah Guru Tua mengedepankan pendekatan merangkul, bukan konfrontatif.

“Di tengah berbagai perbedaan, keteladanan beliau menjadi oase yang menenangkan. Dakwah yang berangkul jauh lebih efektif dalam menjaga keharmonisan masyarakat,” ujar Habib Aboe.

Mantan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu juga menyoroti peran pendidikan sebagai pilar utama dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia menyebut jaringan pendidikan Al-Khoirat sebagai bukti nyata bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan bentuk perjuangan strategis.

“Dengan ilmu, masyarakat akan lebih tahan terhadap hoaks dan upaya adu domba. Pendidikan adalah kunci menjaga persatuan,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kehadiran dalam haul ke-58 ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan spiritualitas.
“Ini adalah momentum recharge spiritual sekaligus penguatan komitmen kita terhadap keutuhan NKRI,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan I itu mengajak seluruh elemen bangsa untuk meneladani semangat perjuangan Guru Tua dalam menjaga persatuan Indonesia.
“Haul ini menjadi tali pengikat yang semakin kuat bagi persatuan bangsa. Kita harus terus menjaga warisan nilai yang telah beliau tanamkan,” kata Habib Aboe. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran...

BPI KPNPA RI Soroti Dugaan HP Ilegal di Lapas Perempuan Pekanbaru

Pekanbaru, Riau, Parle — Dugaan masih beredarnya telepon genggam (HP) ilegal di Lembaga Pemasyarakatan...

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...

FWK MENILAI KPK PENAKUT, PEMERINTAH TIDAK BOLEH ANTIKRITIK

Jakarta, Parle--Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengingatkan KPK harus memiliki keberanian dan konsistensi dalam penegakan...

More like this

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran...

BPI KPNPA RI Soroti Dugaan HP Ilegal di Lapas Perempuan Pekanbaru

Pekanbaru, Riau, Parle — Dugaan masih beredarnya telepon genggam (HP) ilegal di Lembaga Pemasyarakatan...

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...