BerandaMobilitasBamsoet Dukung Presiden Prabowo Gandeng Russell Group Inggris: Lompatan Besar Pendidikan Nasional

Bamsoet Dukung Presiden Prabowo Gandeng Russell Group Inggris: Lompatan Besar Pendidikan Nasional

Published on

spot_img

LONDON, PARLE.CO.ID— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menjajaki kerja sama pendidikan dengan Russell Group Universities di Inggris. Langkah ini dinilai sebagai visi berani untuk mempercepat kualitas SDM Indonesia melalui sains dan teknologi kelas dunia.

Fokus pada Universitas Papan Atas Dunia

Russell Group merupakan konsorsium 24 universitas paling bergengsi di Inggris, termasuk University of Oxford, University of Cambridge, Imperial College London, hingga King’s College London (KCL). Universitas-universitas ini menyumbang sekitar dua pertiga riset unggulan di Inggris dan mendominasi peringkat teratas QS World University Rankings.

Sinergi Riset dengan Universitas Top Dunia Seperti Oxford dan Cambridge Jadi Kunci Hilirisasi dan Inovasi Indonesia

“Keputusan Presiden Prabowo untuk fokus bekerja sama hanya dengan universitas papan atas dunia menunjukkan arah kebijakan yang jelas. Ini adalah pilihan tepat jika Indonesia ingin melompat jauh dalam riset dan inovasi,” ujar Bamsoet saat menghadiri wisuda Master Hukum putera-puterinya di King’s College London, Selasa (20/1/2026).

Menjawab Ketimpangan Rasio Peneliti Nasional

Berdasarkan data UNESCO, Indonesia masih menghadapi tantangan besar terkait rasio peneliti per satu juta penduduk jika dibandingkan dengan negara-negara OECD. Bamsoet menilai, kemitraan strategis ini dapat menjadi solusi melalui program:

  • Gelar Ganda (Double Degree) dan pertukaran dosen/mahasiswa.

  • Riset Bersama yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

  • Hilirisasi Industri dan pengembangan Kecerdasan Buatan (AI).

“Universitas di Russell Group memiliki keunggulan dalam menghubungkan riset dengan kebutuhan nyata masyarakat. Ini sangat relevan dengan agenda transisi energi dan penguatan sektor kesehatan kita,” tambah Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Tantangan Infrastruktur dan Anggaran

Namun, Bamsoet yang juga dosen pascasarjana Universitas Pertahanan ini mengingatkan bahwa perguruan tinggi di dalam negeri harus bersiap diri. Kesiapan infrastruktur riset, budaya akademik, serta keberlanjutan pendanaan menjadi kunci utama agar kolaborasi ini tidak sekadar menjadi seremonial.

“Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting agar manfaat kerja sama ini berkelanjutan. Jika dikelola serius, ini akan menjadi titik balik Indonesia sebagai bangsa yang kuat di bidang ilmu pengetahuan,” pungkas Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD tersebut. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...

Habib Aboe Minta Kapolri Suyudi Perkuat Polri Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

Penguatan pendekatan humanis dan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, menjadi salah satu harapan...

More like this

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...