BerandaYudikatifKejagung Periksa 19 Saksi dalam Tiga Kasus Korupsi Besar: Pertamina, Pengadilan, hingga...

Kejagung Periksa 19 Saksi dalam Tiga Kasus Korupsi Besar: Pertamina, Pengadilan, hingga Timah

Published on

spot_img

Penyidikan Kasus Korupsi di Sektor Energi, Hukum, dan Pertambangan Masuki Tahap Krusial

Gelombang Pemeriksaan Saksi dalam Kasus Korupsi Pertamina

JAKARTA, PARLE.CO/ID — Kejaksaan Agung mempercepat penyidikan tiga kasus korupsi besar dengan memeriksa total 19 saksi dalam satu hari (Kamis, 17 April 2025). Kasus pertama menyangkut dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018-2023.

Tim JAM-Pidsus memeriksa 8 saksi dari berbagai level di Pertamina dan mitra kerjanya, termasuk:

  • BG (Koordinator Hukum Dirjen Migas Kementerian ESDM)
  • YD (mantan Direktur Operasi PT Kilang Pertamina Internasional)
  • KA (Direktur PT Bumi Bahtera Perkasa)

“Pemeriksaan ini untuk memperkuat alat bukti terkait tersangka YF dkk,” Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (21/4/2025).

Kasus Suap di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Dalam kasus terpisah, Kejagung juga memeriksa 3 saksi terkait dugaan suap dan gratifikasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mereka yang diperiksa antara lain:

  • BM (Pegawai PN Jakarta Selatan)
  • EI (Sopir Wakil Kepala PN Jakarta Pusat)
  • IS (Istri tersangka ASB)

Penyidikan ini menyasar dugaan praktik suap dalam penanganan perkara di pengadilan dengan tersangka utama WG dkk.

Skandal Korupsi Tata Niaga Timah PT Timah Tbk

Gelombang pemeriksaan juga menyentuh kasus korupsi tata niaga timah di wilayah IUP PT Timah Tbk (2015-2022). Sebanyak 8 pegawai PT Timah diperiksa sebagai saksi, termasuk:

  • AS, EZS, NBP, dan lima pegawai lainnya

Kasus ini menjerat korporasi Refined Bangka Tin sebagai tersangka utama dalam dugaan penyimpangan pengelolaan komoditas timah. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Reshuffle Kabinet Prabowo Harus Berbasis Kinerja, Bukan Kompromi Partai

Rencana reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai harus menjadi momentum mengevaluasi seluruh kinerja pemerintahan,...

Legislator PKS Apresiasi Polda Jatim Tangani Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

Penanganan kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 tidak hanya menyangkut pencarian dan pertolongan korban,...

Proyek Jalan Rp23,78 Miliar di Maluku Diduga Fiktif, Foto Proyek Lain Dipakai

Proyek Preservasi Jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari Tahun Anggaran 2023 senilai Rp23,78 miliar diduga bermasalah. Proyek yang...

Fahri Hamzah Dorong Rumah Subsidi Dibangun di Atas Tanah Negara, Bukan Lahan Pengembang

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendorong perubahan pendekatan pemerintah dalam...

More like this

Reshuffle Kabinet Prabowo Harus Berbasis Kinerja, Bukan Kompromi Partai

Rencana reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai harus menjadi momentum mengevaluasi seluruh kinerja pemerintahan,...

Legislator PKS Apresiasi Polda Jatim Tangani Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

Penanganan kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 tidak hanya menyangkut pencarian dan pertolongan korban,...

Proyek Jalan Rp23,78 Miliar di Maluku Diduga Fiktif, Foto Proyek Lain Dipakai

Proyek Preservasi Jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari Tahun Anggaran 2023 senilai Rp23,78 miliar diduga bermasalah. Proyek yang...