BerandaUncategorizedAlex Indra Lukman: Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Karantina Sumsel untuk...

Alex Indra Lukman: Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Karantina Sumsel untuk Dorong Ekspor

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Komisi IV DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Sumsel), yang sepanjang 2024 telah menerbitkan 37.749 sertifikat karantina ekspor berbagai komoditas.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Alex Indra Lukman, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/4/2025), terkait hasil kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Sumsel beberapa waktu lalu.

Menurut Alex, penguatan karantina menjadi penting untuk menjamin mutu komoditas ekspor. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas laboratorium yang telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 dan perlunya penjaminan mutu melalui pengujian berstandar internasional.

“Kami berkomitmen mendorong penguatan karantina melalui alokasi anggaran untuk modernisasi peralatan, penyusunan regulasi pendukung yang lebih komprehensif, dan penguatan sinergi antar-lembaga,” ujar politisi asal PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga menambahkan pentingnya percepatan pengembangan infrastruktur karantina di berbagai titik strategis di Sumatera Selatan untuk mendukung kelancaran ekspor.

Target Tingkatkan Kontribusi Ekspor 2025

Plt Kepala Balai Karantina Sumsel, Donni Muksydayan, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa berdasarkan data sistem BEST TRUST tahun 2024, pihaknya telah menerbitkan 37.749 sertifikat karantina ekspor, terdiri dari 21.934 sertifikat tumbuhan, 10.140 hewan, dan 5.675 ikan.

Komoditas ekspor unggulan dari Sumsel antara lain karet dengan volume 913,4 ribu ton dan kopi sebanyak 191.081 ton. Donni juga mengungkapkan berbagai langkah yang telah ditempuh, seperti optimalisasi pelabuhan TERSUS untuk pengawasan karantina, pembinaan UMKM eksportir, dan pengembangan tempat pemrosesan sarang burung walet yang teregistrasi di GACC China.

“Kami juga tengah membangun sistem ketertelusuran untuk memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor, guna memastikan asal-usul produk dan mempermudah proses verifikasi standar,” tambah Donni.

Dengan dukungan Komisi IV DPR RI, ia optimistis kontribusi ekspor Sumatera Selatan akan meningkat pada 2025, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

HUT Bhayangkara ke-80, Habib Aboe: Polri Harus Siap Pulihkan Kepercayaan Publik dan Implementasikan KUHP dan KUHAP

Memasuki usia ke-80 tahun, yang jatuh pada 1 Juli, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menghadapi...

Terbukti Bersalah dalam Kasus Chromebook, Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada mantan Mendikbudristek Nadiem...

Pulang Umrah, Ruben Onsu Bersiap Tempuh Jalur Hukum Terkait Hak Asuh Anak dan Adukan Dugaan Eksploitasi ke KPAI

Merasa dipersulit bertemu Thalia dan Thania serta prihatin dugaan eksploitasi komersial anak di medsos,...

Living in Color: Marc Jacobs Hadirkan Nostalgia Era 90-an dan Ledakan Warna di Panggung Spring 2027

Marc Jacobs pamerkan koleksi Spring 2027 penuh warna cerah dan siluet mini di New...

More like this

HUT Bhayangkara ke-80, Habib Aboe: Polri Harus Siap Pulihkan Kepercayaan Publik dan Implementasikan KUHP dan KUHAP

Memasuki usia ke-80 tahun, yang jatuh pada 1 Juli, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menghadapi...

Terbukti Bersalah dalam Kasus Chromebook, Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada mantan Mendikbudristek Nadiem...

Pulang Umrah, Ruben Onsu Bersiap Tempuh Jalur Hukum Terkait Hak Asuh Anak dan Adukan Dugaan Eksploitasi ke KPAI

Merasa dipersulit bertemu Thalia dan Thania serta prihatin dugaan eksploitasi komersial anak di medsos,...