BerandaPeristiwaDua Komandan AU Korea Selatan Dilaporkan Terkait Pemboman Jet yang Tidak Disengaja

Dua Komandan AU Korea Selatan Dilaporkan Terkait Pemboman Jet yang Tidak Disengaja

Published on

spot_img

SEOUL, PARLE.CO.ID – Dua komandan unit Angkatan Udara (AU) Korea Selatan, dilaporkan terkait insiden pemboman tidak sengaja terhadap kawasan permukiman warga bulan lalu—sebuah kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini diungkapkan pejabat pada Senin (8/4/2025, saat Kementerian Pertahanan merilis temuan sementara penyelidikan terkait kecelakaan pesawat tempur tersebut.

Pada 6 Maret 2025 lalu, dua jet tempur KF-16 menjatuhkan delapan bom MK-82 di luar area latihan tembak hidup di Pocheon, sekitar 40 kilometer di utara Seoul. Menurut perkiraan otoritas kota, insiden ini melukai 52 orang, termasuk 38 warga sipil.

Dua pilot yang diduga salah memasukkan koordinat target sebelum latihan tembak hidup telah dilaporkan dengan tuduhan terkait insiden tersebut. Keduanya juga diberi sanksi penangguhan tugas penerbangan selama satu tahun.

“Kementerian berencana menyerahkan kedua pilot dan komandan unit yang telah dilaporkan ke penuntut militer setelah penyelidikan selesai. Selain itu, akan diambil tindakan disipliner terhadap sembilan pejabat yang dinilai terlambat melaporkan kasus dan mengambil tindakan tidak memadai,” kata Komando Investigasi Kriminal Kementerian dalam rilisnya, yang dikutip Parle.co.id.

Kesembilan pejabat tersebut terdiri dari tujuh orang dari Angkatan Udara dan dua orang dari Staf Gabungan Kepala Staf.

Kementerian juga berencana memberikan peringatan kepada komandan operasi AU karena dianggap bertanggung jawab atas kelalaian komando dan pelaporan yang tidak memadai. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...

Habib Aboe Minta Kapolri Suyudi Perkuat Polri Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

Penguatan pendekatan humanis dan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, menjadi salah satu harapan...

More like this

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...