spot_img
Minggu, 25 Januari 2026
More
    spot_img
    BerandaPeristiwaLonjakan Pinjol Saat Lebaran Diprediksi Meningkat, Asep Dahlan: Sangat Mengkhawatirkan

    Lonjakan Pinjol Saat Lebaran Diprediksi Meningkat, Asep Dahlan: Sangat Mengkhawatirkan

    -

    JAKARTA, PARLE.CO.ID – Penggunaan layanan pinjaman daring (pinjol) dan sistem bayar kemudian (paylater) diprediksi meningkat selama momen Lebaran tahun ini. Pakar keuangan dari Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menyebut tren tersebut sangat mengkhawatirkan, terutama karena rendahnya literasi keuangan masyarakat terhadap risiko utang digital.

    “Tak bisa dipungkiri, penggunaan pinjol dan paylater meningkat di Lebaran tahun ini. Ini tentunya sangat tidak baik bagi peminjam,” ujar Asep dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (8/4/2025).

    Menurutnya, lonjakan penggunaan pinjol dipicu oleh ketidakseimbangan antara kebutuhan dan pemasukan masyarakat. Banyak rumah tangga yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) terpaksa memanfaatkan layanan tersebut demi memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran.

    “Pinjaman online memang bisa memberi dampak positif jangka pendek karena menggerakkan perekonomian. Namun jika tidak dikelola dengan baik, risiko gagal bayar (default) bisa menimbulkan masalah finansial dan sosial yang serius,” tegasnya.

    Asep Dahlan mendesak pemerintah untuk memperketat regulasi pinjol, termasuk membatasi plafon pinjaman dan memperkuat sistem informasi debitur. Ia juga mengingatkan bahwa banyak kasus bunuh diri terjadi karena tekanan dari pinjaman daring.

    “Saya juga imbau masyarakat untuk mulai merencanakan keuangan pasca-Lebaran dengan matang, agar tidak terjerat utang baru,” tambahnya.

    Sebagai catatan, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan total outstanding pembiayaan dari fintech peer to peer (P2P) lending per Januari 2025 mencapai Rp78,50 triliun, tumbuh 29,94 persen secara tahunan (YoY). Sementara itu, tingkat kredit macet (TWP90) tercatat 2,52 persen, sedikit membaik dari posisi Desember 2024 yang sebesar 2,60 persen. ***

    TERKAIT

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    0PengikutMengikuti
    0PengikutMengikuti
    22,800PelangganBerlangganan
    spot_img

    TERKINI