Idul Fitri 2025: Momentum Pererat Persaudaraan dan Persatuan di Tengah Keberagaman

Idul Fitri 2025: Momentum Pererat Persaudaraan dan Persatuan di Tengah Keberagaman

Bamsoet: Lebaran Jadi Ajang Perkuat Harmoni Sosial dan Kebersamaan Nasional

Idul Fitri Sebagai Perekat Kebhinekaan

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan spiritual umat Islam, melainkan juga momen strategis untuk memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman bangsa. Dalam acara open house di Jakarta (1/4/2025), Bamsoet menyatakan bahwa semangat Lebaran dapat menjadi landasan membangun Indonesia yang lebih inklusif dan harmonis.

“Idul Fitri bukan hanya hari kemenangan umat Islam, tetapi juga momen penting untuk mengukuhkan tali persaudaraan dan mempererat kebersamaan di tengah keberagaman bangsa. Di Indonesia yang dikenal sebagai negara dengan keragaman suku, agama, dan budaya, momen Lebaran dimanfaatkan untuk saling memaafkan, berbagi, dan menyatukan perbedaan. Momentum inilah yang menjadi landasan kuat untuk membangun kerukunan dan kesatuan nasional,” ujar Bamsoet saat acara open house di Jakarta, Selasa (1/4/2025).

Keberagaman sebagai Kekuatan Bangsa

Bamsoet, yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR dan DPR, mengungkapkan bahwa Indonesia terdiri dari lebih dari 300 suku bangsa dan 700 bahasa daerah (BPS). Meski demikian, Idul Fitri mampu menjadi jembatan penghubung antarperbedaan. Tradisi saling memaafkan, berkunjung, dan berbagi menjadi sarana mempererat hubungan sosial lintas agama dan budaya.

Silaturahmi Lebaran Tingkatkan Harmoni Sosial

Menurut survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), sebanyak 64,4% masyarakat menganggap Idul Fitri sebagai momentum mempererat hubungan antaragama. Bamsoet mencontohkan, di berbagai daerah, tradisi kunjungan Lebaran tidak hanya dilakukan sesama Muslim, tetapi juga melibatkan masyarakat dari agama lain, mencerminkan nilai persatuan Pancasila.

Zakat Fitrah dan Kontribusi Sosial

Bamsoet, yang juga Wakil Ketua Umum Kadin, menekankan peran zakat dalam memperkuat kepedulian sosial. Data Lembaga Amil Zakat menunjukkan peningkatan 20% penyerahan zakat pada 2024 dibanding tahun sebelumnya. “Ini bukti nyata semangat berbagi tanpa memandang perbedaan,” tandasnya. (P-01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *