BerandaAutomotive & TechNissan Leaf Generasi Ketiga Debut sebagai Crossover Modern Jelang Peluncuran 2025

Nissan Leaf Generasi Ketiga Debut sebagai Crossover Modern Jelang Peluncuran 2025

Published on

spot_img

Transformasi dari Hatchback ke Crossover

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Nissan Leaf generasi ketiga akhirnya memperlihatkan wujud produksinya menjelang peluncuran penuh pada akhir 2025. Mobil listrik yang pertama kali diperkenalkan pada 2010 sebagai hatchback massal kini bertransformasi menjadi crossover, mengikuti tren pasar akan kendaraan yang lebih tinggi dan serbaguna. Dilansir Autocar pada Rabu waktu setempat, Leaf baru ini memanfaatkan platform CMF-EV dari Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, yang juga menjadi basis Nissan Ariya.

Desain Aerodinamis dan Jangkauan Impresif

Leaf generasi ketiga hadir dengan desain yang terinspirasi dari Nissan Ariya, menonjolkan aerodinamika canggih dengan koefisien hambatan hanya 0,25. Meski sedikit lebih pendek dari pendahulunya, posisinya yang lebih tinggi memberikan kesan lebih besar dan kokoh. Bos produk Eropa Nissan, François Bailly, mengungkapkan bahwa mobil ini menawarkan jangkauan lebih dari 598 km (372 mil), dengan fokus pada efisiensi di dunia nyata. “Kami ingin memastikan kepraktisan, termasuk waktu berkendara jarak jauh dan pengisian daya,” ujarnya.

Teknologi Mutakhir untuk Kenyamanan Pengemudi

Nissan Leaf baru dilengkapi sistem infotainment berbasis Google dan teknologi bantuan pengemudi canggih melalui platform Car and Connected Service (CCS) terbaru. “Sistem ini dirancang untuk mempermudah hidup pengemudi,” kata Bailly. Sementara itu, Kepala Desain Global Nissan, Alfonso Albaisa, menyebut Leaf sebagai simbol demokratisasi teknologi dengan interior modern yang terasa lapang dan futuristik. “Kami menciptakan mobil yang sederhana namun tampan, dengan teknologi super canggih,” tambahnya.

Produksi di Eropa dan Sinergi dengan Juke EV

Leaf generasi ketiga akan diproduksi di pabrik Nissan di Sunderland, Inggris, yang sedang menjalani ekspansi besar. Pabrik ini juga akan memproduksi Nissan Juke EV khusus pasar Eropa, menunjukkan sinergi antara kedua model dalam strategi elektrifikasi Nissan. Dengan desain proporsional dan fokus pada kepraktisan, Leaf baru diharapkan menjadi pilihan menarik di segmen crossover listrik. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...

Habib Aboe Minta Kapolri Suyudi Perkuat Polri Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

Penguatan pendekatan humanis dan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, menjadi salah satu harapan...

More like this

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...