BerandaYudikatifJaksa Agung Kukuhkan Pengurus Persaja 2025-2027, Tegaskan Pentingnya Profesionalisme dan Integritas Jaksa

Jaksa Agung Kukuhkan Pengurus Persaja 2025-2027, Tegaskan Pentingnya Profesionalisme dan Integritas Jaksa

Published on

spot_img

Persaja Diharapkan Dukung Implementasi KUHP Nasional dan RUU KUHAP, Jaksa Agung Apresiasi Kontribusi Periode Sebelumnya dan Soroti Peran Internasional

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin secara resmi mengukuhkan Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) untuk periode 2025-2027 dalam acara yang digelar di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (21/2/2025).

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menegaskan pentingnya Persaja sebagai organisasi profesi yang mendukung profesionalisme, integritas, dan martabat jaksa dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

Persaja Diharapkan Dukung Implementasi KUHP Nasional dan RUU KUHAP

Jaksa Agung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Persaja periode sebelumnya (2022-2024) atas dedikasi dan kontribusinya dalam memperkuat Kejaksaan sebagai institusi yang dipercaya masyarakat. Ia juga berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan capaian positif dan semakin memperkokoh peran Persaja.

“Setiap kepengurusan Persaja memiliki satu tujuan utama, yaitu mewujudkan organisasi profesi jaksa yang mampu mendukung tugas-tugas Kejaksaan secara profesional, bermartabat, dan berintegritas,” ujar Jaksa Agung.

Selain itu, Jaksa Agung menekankan pentingnya peran Persaja dalam implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Nasional) serta pembahasan Rancangan Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP).

“Persaja diharapkan dapat berperan aktif dalam memastikan kesatuan interpretasi terhadap implementasi hukum pidana nasional guna meminimalisir disparitas penerapan hukum yang dapat menimbulkan ketidakpastian,” imbuhnya.

Jaksa Agung Apresiasi Kontribusi Periode Sebelumnya dan Soroti Peran Internasional

Jaksa Agung juga menyoroti peran jaksa dalam menduduki jabatan di luar institusi Kejaksaan, termasuk di organisasi internasional seperti International Association of Prosecutors (IAP). Ia berharap Persaja dapat memberikan dukungan bagi jaksa yang ingin berkontribusi di forum internasional untuk memperkuat nama baik Kejaksaan di tingkat global.

11 Bidang Kerja Dibentuk untuk Sinergi dan Penguatan Institusi Kejaksaan

Dalam kepengurusan periode 2025-2027, Persaja telah membentuk 11 bidang kerja yang diharapkan dapat bekerja secara sinergis untuk mendukung visi dan misi organisasi. Jaksa Agung menegaskan agar semua program kerja yang dirancang harus mencerminkan profesionalisme serta memberikan manfaat nyata bagi anggota dan institusi.

Soliditas dan Jiwa Korsa Jadi Kunci Kehormatan Profesi Jaksa

Mengakhiri sambutannya, Jaksa Agung menekankan pentingnya menjaga soliditas dan jiwa korsa di antara para jaksa.

“Saya menaruh harapan besar kepada segenap anggota untuk terus meneguhkan komitmen dalam mengamalkan Tri Krama Adhyaksa serta menjaga kehormatan dan integritas institusi Kejaksaan dalam setiap pelaksanaan tugas. Semoga Persaja semakin maju dan menjadi wadah yang solid bagi para jaksa di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Acara pengukuhan ini menandai awal kepemimpinan baru Persaja, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif dan semakin memperkuat peran jaksa dalam sistem peradilan di Indonesia. Dengan komitmen tinggi terhadap profesionalisme dan integritas, Persaja diharapkan dapat terus menjadi pilar penting dalam mendukung kinerja Kejaksaan Agung. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...

Harris Turino: Kebocoran APBN Akibat Lemahnya Penegakan Hukum dan Pengawasan

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino Kurniawan, menilai persoalan...

More like this

Once Mekel Desak Percepat Revitalisasi Taman Budaya demi Dongkrak Ekonomi Kreatif

Di tengah upaya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, keberadaan taman budaya dinilai masih belum dimanfaatkan...

PPATK Siap Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Penelusuran aliran dana menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi dan tindak pidana...

Puan Maharani: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Kasus MAN 3 Padang Tak Boleh Terulang

Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja di era digital, kasus yang terjadi di...