BerandaYudikatifMahasiswa Universitas Pancasila Kunjungi Puspenkum Kejaksaan Agung untuk Perdalam Pemahaman Hukum

Mahasiswa Universitas Pancasila Kunjungi Puspenkum Kejaksaan Agung untuk Perdalam Pemahaman Hukum

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Pada Kamis (19/12/2024), Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung menerima kunjungan studi dari mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FHUP) yang tergabung dalam Senat Mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan di Press Room Kejaksaan Agung sebagai bagian dari program kerja bertajuk “Yuk Kita Seminar Vol. 3” yang diinisiasi oleh Senat Mahasiswa FHUP.

“Tujuan kunjungan ini adalah memberikan edukasi mengenai tugas dan fungsi Kejaksaan Agung, serta memperkuat pemahaman mahasiswa tentang peran lembaga tersebut dalam penegakan hukum di Indonesia. Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan para Jaksa, memperkaya wawasan mereka tentang praktik hukum di lapangan,” jelas Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar dalam pernyataan tertulis Puspenkum Kejagung yang diterima di Jakarta, Kamis.

Acara dimulai dengan sambutan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Harli Siregar. Dalam sambutannya, Kapuspenkum menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan Kejaksaan Agung dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kegiatan seperti ini adalah langkah strategis untuk mendekatkan Kejaksaan Agung kepada publik, sekaligus memperkenalkan berbagai program inovatif yang bertujuan meningkatkan pelayanan hukum,” jelasnya. Ia juga menegaskan komitmen Puspenkum untuk menjadi unit yang modern, transparan, edukatif, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Pemaparan Materi oleh Para Jaksa
Dalam kunjungan ini, sejumlah pejabat Puspenkum memberikan pemaparan mendalam mengenai tugas dan wewenang Kejaksaan Agung, sesuai dengan Undang-Undang Kejaksaan Tahun 2021. Beberapa pejabat yang hadir adalah:

  1. Lukman Harun Biya (Kepala Sub Bidang Hubungan Antar-Lembaga Non Pemerintah)
  2. Lilik Hariyadi (Kepala Sub Bidang Hubungan Antar-Lembaga Pemerintah)
  3. Andrie Wahyu Setiawan (Kepala Sub Bidang Kehumasan)

Mereka menjelaskan peran dan tanggung jawab Jaksa, serta memperkenalkan program inovatif seperti “Jaksa Masuk Kampus” yang bertujuan meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan akademik.

Selain itu, mahasiswa mendapatkan penjelasan tentang pengawasan Kejaksaan Agung terhadap potensi ancaman keamanan di media sosial, edukasi hukum progresif dalam pemberantasan korupsi, dan peran jaksa dalam menangani kasus perampasan aset.

Diskusi Interaktif dan Tanya Jawab
Sesi tanya jawab menjadi salah satu momen penting dalam kunjungan ini. Mahasiswa diberi kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai isu hukum, termasuk peran Kejaksaan Agung dalam menangani kasus pencemaran nama baik dan memastikan transparansi serta keadilan dalam proses hukum. Diskusi tersebut memberikan wawasan baru bagi mahasiswa, memperkuat pemahaman mereka tentang mekanisme penegakan hukum di Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa Senat Fakultas Hukum Universitas Pancasila dan para Jaksa di Kejaksaan Agung. Momen ini menjadi simbol kolaborasi erat antara institusi pendidikan dan lembaga penegakan hukum, sekaligus mempertegas pentingnya peran generasi muda dalam membangun kesadaran hukum di Indonesia.

Melalui kunjungan ini, Kejaksaan Agung menunjukkan komitmennya untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat, membangun generasi muda yang sadar hukum, dan memperkuat kerja sama dengan dunia pendidikan. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...

Habib Aboe Minta Kapolri Suyudi Perkuat Polri Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

Penguatan pendekatan humanis dan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, menjadi salah satu harapan...

More like this

DPR Dorong Kampus Jadi Mitra Diplomasi Indonesia, dari Etika AI hingga OECD

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong perguruan tinggi terlibat lebih aktif dalam...

Fahri Hamzah: Parliamentary Threshold 5 Persen, Kompromi Politik demi Kekuasaan

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menantang partai-partai besar yang...

Soliditas KWP Jadi Pesan Utama Ariawan untuk Kepengurusan 2026-2028

Menjaga soliditas internal dan memperkuat hubungan profesional dengan lembaga MPR, DPR dan DPD RI,...