BerandaPeristiwaHabib Aboe: Jangan Lupakan Hari Kesaktian Pancasila

Habib Aboe: Jangan Lupakan Hari Kesaktian Pancasila

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, yang jatuh pada 1 Oktober, Sekretaris Jenderal Partai DPP Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsyi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk merenungi kembali makna penting dari peringatan bersejarah ini.

“Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi pengingat akan keberhasilan bangsa Indonesia dalam mempertahankan ideologi Pancasila, tetapi juga sebagai refleksi atas bahaya laten komunisme yang pernah mengancam keutuhan bangsa,” kata pria yang akrab disapa Habib Aboe itu, melalui keterangan tertulisnya, Senin (30/9/2024).

Habib Aboe pun mengingatkan peristiwa kelam yang berpuncak pada terjadinya Gerakan 30 September 1965 atau yang dikenal dengan G30S/PKI, di mana enam Jenderal TNI gugur sebagai korban upaya kudeta.

“Ini menunjukkan bahwa Pancasila menjadi benteng utama dalam melindungi bangsa ini dari pengaruh ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” papar Anggota Komisi III DPR RI itu.

Peringatan ini, lanjut Habib Aboe, sangat penting, terutama bagi generasi muda, untuk memahami bahwa Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum bersejarah yang menjadi titik balik dari gerakan G30S/PKI.

“Kita harus senantiasa waspada terhadap bahaya laten komunisme yang masih bisa muncul dalam bentuk lain,” ujar Habib Aboe.

Ia mengingatkan bahwa memahami sejarah ini adalah langkah penting untuk menjaga keutuhan bangsa, dan menumbuhkan rasa nasionalisme, serta komitmen untuk tetap menjunjung tinggi Pancasila.

“Pancasila sebagai dasar negara adalah pedoman bagi kita semua, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam setiap kebijakan publik,” sebut dia lagi mengingatkan.

Menurut Habib Aboe, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila harus terus diperjuangkan dan dipraktikkan demi mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Mari kita jadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momen untuk memperkuat persatuan dan meneguhkan komitmen dalam menjaga keutuhan NKRI,” pungkas politisi PKS yang terpilih kembali sebagai Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) yang sama, yakni Kalimantan Selatan atau Kalsel I itu. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

JME Gelar Konser Perdana pada 30 Juli 2026 di Gedung Pusat Perfilman, Jakarta

Jakarta Modern Ensemble (JME), ansambel musik modern pertama di Indonesia yang secara khusus berfokus...

Habib Aboe Imbau Warga Tetap Tenang Hadapi Pemadaman Bergilir

Di tengah pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa...

Venezuela Dilanda Gempa Kembar Terkuat dalam 100 Tahun: 164 Tewas, 971 Luka-Luka, Status Darurat Nasional Diberlakukan

Korban Gempa Venezuela, Gempa Berkekuatan M 7.5, Darurat Nasional Venezuela, Prediksi Korban USGS, Analisis...

Mengenang Era 90-an Lewat ‘Curve Cut’: Tren Rambut Klasik yang Ampuh Membingkai Wajah dan Sembunyikan Pipi Chubby

Bosan dengan rambut flat? Coba Curve Cut (C-Shape), tren rambut era 90-an yang kembali...

More like this

JME Gelar Konser Perdana pada 30 Juli 2026 di Gedung Pusat Perfilman, Jakarta

Jakarta Modern Ensemble (JME), ansambel musik modern pertama di Indonesia yang secara khusus berfokus...

Habib Aboe Imbau Warga Tetap Tenang Hadapi Pemadaman Bergilir

Di tengah pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa...

Venezuela Dilanda Gempa Kembar Terkuat dalam 100 Tahun: 164 Tewas, 971 Luka-Luka, Status Darurat Nasional Diberlakukan

Korban Gempa Venezuela, Gempa Berkekuatan M 7.5, Darurat Nasional Venezuela, Prediksi Korban USGS, Analisis...