BerandaLegislatifAndar Amin Harahap Minta Masyarakat Maksimalkan Layanan Digital ATR/BPN

Andar Amin Harahap Minta Masyarakat Maksimalkan Layanan Digital ATR/BPN

Published on

spot_img

Di tengah upaya pemerintah mempercepat reformasi sektor agraria, pemanfaatan layanan pertanahan yang mudah, cepat, dan berbasis digital dinilai menjadi kunci untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Transformasi yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga diharapkan mampu menekan potensi sengketa lahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bahkan, anggota Komisi II DPR RI Andar Amin Harahap, lewat keterangan tertulisnya, Rabu (29/7/2026), mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program strategis yang dijalankan Kementerian ATR/BPN, seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penerapan sertifikat elektronik, hingga layanan pertanahan berbasis digital.

Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan langkah penting untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus memperkuat perlindungan hak masyarakat.

“Masyarakat perlu memanfaatkan berbagai program ATR/BPN, mulai dari PTSL, sertifikat elektronik, hingga layanan pertanahan berbasis digital agar hak atas tanah memiliki kepastian hukum yang jelas,” ujar politikus dari Partai Golkar itu.

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini terus melakukan pembenahan sistem pelayanan pertanahan melalui berbagai program transformasi. Langkah tersebut mencakup digitalisasi layanan, percepatan sertifikasi tanah, penataan tata ruang, pengendalian pemanfaatan lahan, hingga upaya pencegahan konflik pertanahan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan transparan.

“Transformasi layanan pertanahan menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus meminimalkan potensi persoalan agraria di berbagai daerah,” katanya.

Andar menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat maupun mekanisme berbagai program strategis ATR/BPN. Karena itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat mengetahui prosedur pengurusan hak atas tanah dengan benar serta memperoleh kepastian hukum atas aset yang dimiliki.

“Sosialisasi harus dilakukan secara berkesinambungan agar masyarakat memahami prosedur pengurusan hak atas tanah dan dapat memanfaatkan seluruh layanan yang tersedia,” tutur Andar seraya mendorong masyarakat untuk aktif menyampaikan berbagai persoalan pertanahan yang dihadapi, baik terkait administrasi, sengketa, maupun pelayanan.

Menurutnya, berbagai masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi Komisi II DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan di bidang agraria dan pertanahan.

“Setiap persoalan yang disampaikan masyarakat akan menjadi masukan penting bagi Komisi II DPR RI dalam mengawasi implementasi kebijakan pertanahan agar pelayanan publik semakin baik,” pungkas Andar.

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran...

BPI KPNPA RI Soroti Dugaan HP Ilegal di Lapas Perempuan Pekanbaru

Pekanbaru, Riau, Parle — Dugaan masih beredarnya telepon genggam (HP) ilegal di Lembaga Pemasyarakatan...

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...

FWK MENILAI KPK PENAKUT, PEMERINTAH TIDAK BOLEH ANTIKRITIK

Jakarta, Parle--Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengingatkan KPK harus memiliki keberanian dan konsistensi dalam penegakan...

More like this

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran...

BPI KPNPA RI Soroti Dugaan HP Ilegal di Lapas Perempuan Pekanbaru

Pekanbaru, Riau, Parle — Dugaan masih beredarnya telepon genggam (HP) ilegal di Lembaga Pemasyarakatan...

BPI KPNPA RI Desak Kapolri Beri Perhatian Kasus Irjen Sofyan Nugroho: Pejabat Polri Saja Menunggu Kepastian Hukum, Bagaimana Rakyat Biasa?

Jakarta, Parle – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik...