BerandaYudikatifKasus Korupsi Iklan Bank BJB: KPK Panggil Aspri Mantan Gubernur Jabar Ridwan...

Kasus Korupsi Iklan Bank BJB: KPK Panggil Aspri Mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Published on

spot_img

KPK agendakan pemeriksaan Randy Kusuma Atmadja, asisten pribadi eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil, terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB.

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB). Terbaru, penyidik menjadwalkan pemanggilan terhadap asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil, Randy Kusuma Atmadja.

Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Kamis (29/1/2026). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa agenda pemeriksaan tidak dilakukan di Jakarta, melainkan di Jawa Barat.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polda Jawa Barat,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Kamis (29/1/2026).

Enam Saksi Diperiksa Secara Maraton

Selain Randy Kusuma Atmadja, KPK juga memanggil lima orang saksi lainnya untuk dimintai keterangan guna memperkuat alat bukti. Para saksi tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari internal bank hingga pihak swasta.

Berikut daftar saksi yang dipanggil hari ini:

  • Randy Kusuma Atmadja: Asisten Pribadi Gubernur Jabar 2018-2023.

  • Joko Hartoto: Pimpinan SKAI Bank BJB.

  • Djunianto Lemuel: Direktur Golden Money Changer.

  • Arti: Pegawai Golden Money Changer.

  • Ervin Yanuardi Effendi: Kasubag Rumah Tangga Gubernur.

  • Wena Natasha Olivia: Ibu Rumah Tangga.

Hingga saat ini, tim penyidik belum membeberkan secara rinci materi apa yang digali dari para saksi tersebut. Namun, pemeriksaan ini diduga kuat berkaitan dengan aliran dana atau mekanisme pengadaan iklan yang dinilai menyimpang.

Rekam Jejak Tersangka Kasus Bank BJB

Kasus ini telah memasuki babak baru sejak penetapan lima orang tersangka pada Maret 2025 lalu. Kelima tersangka tersebut diduga terlibat langsung dalam praktik lancung pengadaan iklan yang merugikan keuangan negara.

Adapun daftar tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya oleh KPK adalah:

  1. Yuddy Renaldi (YR): Mantan Direktur Utama Bank BJB.

  2. Widi Hartoto (WH): Pimpinan Divisi Corporate Secretary BJB.

  3. Ikin Asikin Dulmanan (IAD): Pihak Swasta.

  4. Suhendrik (S): Pihak Swasta.

  5. Sophan Jaya Kusuma (SJK): Pihak Swasta.

Plh Direktur Penyidikan KPK, Budi Sokmo Wibowo, sebelumnya menjelaskan bahwa surat perintah penyidikan (Sprindik) terhadap kelima tersangka tersebut telah diterbitkan sejak 27 Februari 2025.

Di sisi lain, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelumnya sempat memberikan penegasan terkait penyitaan kendaraan oleh KPK, yang ia klaim dibeli menggunakan uang pribadi dan tidak terkait dengan perkara yang sedang diusut. (P-01)

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....

Ketua SMSI Babel Bardian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran 600 Rumah di Bangka Selatan

Ketua SMSI Babel Bardian (Foto : Ist) Bangka Selatan, Asatu Online – Ketua Serikat Media...

More like this

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Uang Rp 1 Miliar Disita

Jakarta, parle — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam...

FWK KRITIK PENANGANAN KARHUTLA KURANG SERIUS, KALSEL MERASA JADI ANAK TIRI, MASYARAKAT MULAI FRUSTASI

Jakarta, Perle ---Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani...

Membaca Arah Operasi Senyap Prabowo

Oleh: Wartawan Senior Suherman Saleh* parle.co.id - Operasi politik tidak selalu berlangsung di panggung terbuka....