Sabtu, 6 Desember, 2025
spot_img
More

    Berita Terkini

    Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates Indonesia, Pusat Jantung Berteknologi Tinggi Hasil Hibah UAE

    JAKARTA, PARLE.CO.ID — Pembangunan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia (RS KEI) merupakan hasil hibah dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE) melalui Zayed Humanitarian Legacy Initiative, yang menegaskan komitmen jangka panjang dan persahabatan erat antara kedua bangsa . Proyek ini rampung pada September 2025 dan telah diserahterimakan sebelum akhirnya diresmikan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto bersama H.H. Sheikh Theyab bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, putra Raja UAE, pada Rabu, 19 November 2025.

    RS KEI dengan kapasitas 100 tempat tidur dan tiga kamar operasi diharapkan menjadi pusat rujukan jantung untuk Jawa Tengah, DIY, dan sekitarnya. Peresmian rumah sakit ini menandai persahabatan erat Indonesia-Uni Emirat Arab dan komitmen pemerintah dalam penguatan infrastruktur kesehatan nasional.

    RS KEI dibangun dalam waktu dua tahun dan dirancang untuk menjadi pusat rujukan jantung yang melayani wilayah Jawa Tengah, DIY, dan sekitarnya . Rumah sakit ini tidak hanya menjadi simbol kerja sama bilateral, tetapi juga ditetapkan sebagai role model atau standar untuk pembangunan 66 rumah sakit baru lainnya yang telah diinstruksikan oleh Presiden Prabowo . Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa seluruh direktur utama rumah sakit pemerintah telah diajak untuk melihat dan mencontoh kualitas RS KEI dalam pembangunan rumah sakit baru ke depannya .

    Fasilitas dan Dukungan Operasional

    RS KEI dilengkapi dengan teknologi tinggi dan fasilitas lengkap untuk layanan kardiologi terpadu.

    • Kapasitas: 100 tempat tidur dan tiga kamar operasi .

    • Fasilitas Unggulan: Ruang Cathlab, ruang operasi hybrid, ICU dan ICVCU, klinik spesialis jantung, laboratorium, radiologi, serta layanan rehabilitasi jantung .

    • Penguatan SDM: Untuk memastikan kualitas layanan sejak awal, Kementerian Kesehatan menugaskan RSUP Dr. Sardjito untuk memperkuat tim medis RS KEI dengan menempatkan dokter-dokter terbaiknya . Selain itu, terdapat komitmen dari UAE untuk saling mendukung pengembangan kapasitas tenaga kesehatan kedua negara melalui program pertukaran keahlian .

    Kehadiran RS KEI diharapkan dapat menjawab kebutuhan layanan jantung yang berkualitas dan menjadi bagian dari akselerasi penguatan infrastruktur kesehatan nasional.

    Kronologi & Latar Belakang Pembangunan

    Meskipun laporan berita tidak menyebutkan tanggal pasti dimulainya pembangunan, informasi dari Kementerian Luar Negeri RI dan pernyataan Presiden Prabowo Subianto memberikan gambaran mengenai gagasan dan tujuan di balik proyek ini.

    • Gagasan dan Inisiator: Pembangunan RS KEI merupakan hasil hibah dari Pemerintah Uni Emirat Arab . Inisiatif ini digambarkan sebagai wujud nyata dari persahabatan kedua negara dan komitmen bersama untuk memperkuat infrastruktur kesehatan Indonesia . Presiden UAE, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, disebutkan memiliki perhatian yang besar bagi Indonesia, yang diwujudkan melalui dukungan untuk proyek rumah sakit ini.

    • Momen Penting: Peresmian RS KEI dilakukan pada 19 November 2025 di Surakarta oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, bersama dengan Sheikh Theyab bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan yang mewakili Presiden UAE . Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara, yang menandakan pentingnya kemitraan strategis ini .

    • Tujuan Pembangunan: RS KEI dibangun untuk memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap layanan kardiologi yang berkualitas dan berteknologi mutakhir . Rumah sakit ini diharapkan dapat mempercepat respons darurat jantung dan memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional dalam jangka panjang .

    Informasi Tambahan yang Tersedia

    Selain kronologi, berikut adalah beberapa poin penting lainnya mengenai RS KEI:

    • Status Operasional: RS KEI dilaporkan telah memulai operasionalnya secara terbatas dan akan meningkatkan kapasitas layanan secara bertahap seiring dengan penyiapan tenaga kesehatan, peralatan, dan sistem operasionalnya .

    • Kerja Sama Lebih Luas: Pada hari yang sama dengan peresmian RS KEI, juga ditandatangani Letter of Intent (LoI) antara Yayasan Khalifa Bin Zayed Al Nahyan dari UAE dengan Kementerian Agama RI untuk memajukan kerja sama pendidikan berbasis teknologi di institusi-institusi Islam di Indonesia. (P-01)

    Berita Terkini

    spot_imgspot_img

    Jangan Terlewatkan

    Tetap Terhubung

    Untuk mendapatkan informasi terkini tentang berita, penawaran, dan pengumuman khusus