BerandaUncategorizedIndonesia Darurat Narkoba, Legislator PKS Dukung Penambahan Anggaran BNN,KPK, dan PPATK

Indonesia Darurat Narkoba, Legislator PKS Dukung Penambahan Anggaran BNN,KPK, dan PPATK

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan penambahan anggaran untuk tiga lembaga strategis yakni Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurut Habib Aboe, kondisi darurat narkoba di Indonesia tidak bisa diatasi secara setengah hati. Ia menilai peningkatan anggaran merupakan langkah penting agar lembaga-lembaga penegak hukum tersebut dapat bekerja lebih efektif dalam menghadapi kompleksitas kejahatan narkotika dan tindak pidana turunannya.

“Saya atas nama PKS, melihat suasana darurat narkoba di republik ini dengan jumlah juta-jutaan, membuat kami ngeri. Ini tidak bisa ditangani dengan anggaran seadanya,” kata Habib Aboe dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/7/2025).

Lebih jauh, ia menyampaikan kekhawatiran bahwa maraknya peredaran narkoba tak hanya dijalankan oleh jaringan kriminal, tetapi juga berpotensi dibekingi oknum aparat negara.

“Negara ini paling gila kalau bicara narkoba. Tidak pernah ada habisnya. Saya khawatir pemainnya juga dari kalangan pejabat. Apakah itu dari kepolisian, BNN, atau institusi lainnya,” ujarnya.

Habib Aboe juga menyoroti pernyataan Kepala BNN yang menyebut Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Namun, ia mengingatkan bahwa situasi tersebut sudah berulang kali disampaikan sejak 5–10 tahun terakhir tanpa perubahan signifikan dalam skala penyalahgunaan.

“Kepala BNN bilang kita dalam kondisi darurat narkoba. Ini sudah kita omongin lima sampai sepuluh tahun lalu, tapi tidak ada pergeseran signifikan. Angka penyalahgunaan narkoba justru semakin membengkak,” imbuh Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu.

Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan I ini menegaskan bahwa penanganan narkoba harus menjadi prioritas nasional. Ia mendorong KPK agar tidak kalah dari Kejaksaan Agung dalam mengungkap tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan peredaran narkoba.

“Kalau ada aliran uang haram dari narkoba masuk ke sistem keuangan dan ke politik, itu harus dibongkar. Di sinilah pentingnya sinergi dengan PPATK,” katanya.

Habib Aboe menegaskan bahwa dukungan terhadap peningkatan anggaran bukan sekadar persoalan birokrasi, melainkan menyangkut masa depan generasi bangsa dan eksistensi negara dalam memerangi bahaya narkoba yang semakin sistemik.

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Kamis (10/7/2025), ketiga lembaga tersebut masing-masing mengajukan usulan tambahan anggaran untuk tahun 2026.

KPK mengusulkan penambahan anggaran menjadi Rp 1,34 triliun dari pagu indikatif sebesar Rp 878,4 miliar. PPATK mengajukan tambahan menjadi Rp 1,19 triliun dari sebelumnya Rp 199 miliar. Sementara itu, BNN mengusulkan kenaikan anggaran dari Rp 1 triliun menjadi Rp 2,1 triliun. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Kebakaran Desa Adat Sade Hanguskan 120 Bangunan, DPR Siapkan Revitalisasi

Kebakaran mengubah sebagian kawasan Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara...

Sufmi Dasco Beri Pesan Duka untuk Ahmad Zaki Ali yang Wafat dalam Misi Kemanusiaan di NTT

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas wafatnya...

Merayakan HUT ke-81 RI di Acara “Parle in Red”, Bamsoet Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kreatif dan Hiburan

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) merayakan HUT ke-81 RI di acara Parle in...

Ariawan Dapat Penghargaan Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif dari SDI

Swarna Dwipa Institute (SDI) memberikan apresiasi kepada Dr. Ariawan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif,...

More like this

Kebakaran Desa Adat Sade Hanguskan 120 Bangunan, DPR Siapkan Revitalisasi

Kebakaran mengubah sebagian kawasan Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara...

Sufmi Dasco Beri Pesan Duka untuk Ahmad Zaki Ali yang Wafat dalam Misi Kemanusiaan di NTT

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas wafatnya...

Merayakan HUT ke-81 RI di Acara “Parle in Red”, Bamsoet Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kreatif dan Hiburan

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) merayakan HUT ke-81 RI di acara Parle in...