spot_img
Kamis, 22 Januari 2026
More
    spot_img
    BerandaLegislatifKasus Covid-19 Kembali Naik, MPR Dorong Penguatan Edukasi Hidup Sehat dan Kolaborasi...

    Kasus Covid-19 Kembali Naik, MPR Dorong Penguatan Edukasi Hidup Sehat dan Kolaborasi Nasional

    -

    Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat serukan pentingnya ketahanan adaptif dan sinergi pemerintah-masyarakat menghadapi ancaman penyebaran Covid-19

    Peningkatan Kasus Global, Indonesia Diingatkan Tetap Waspada

    JAKARTA, PARLE.CO.ID — Meski situasi dalam negeri relatif aman, lonjakan kasus Covid-19 di negara-negara seperti Hong Kong, Singapura, dan Thailand menjadi perhatian serius berbagai pihak di Indonesia. Wakil Ketua MPR  Lestari Moerdijat, mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sebagai respon preventif. Hal itu disampaikannya dalam diskusi daring bertema Resiliensi di Tengah Naiknya Kasus Covid Tahun 2025 yang digelar oleh Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (28/5).

    “Penting bagi masyarakat untuk tetap menerapkan perilaku hidup sehat dalam keseharian, terlebih di tengah tren peningkatan kasus di sejumlah negara,” ujar Lestari, yang akrab disapa Rerie.

    Ketahanan Adaptif Jadi Kunci Hadapi Gelombang Baru

    Rerie menekankan bahwa penguatan mekanisme ketahanan adaptif masyarakat sangat dibutuhkan. Ia mengajak masyarakat tetap bersikap positif dan aktif mencari solusi konstruktif dalam menghadapi potensi penyebaran Covid-19.

    Sebagai anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah, Rerie berharap kolaborasi kuat antara pemangku kepentingan di pusat dan daerah mampu mewujudkan ketahanan sosial dalam menghadapi ancaman virus.

    Edukasi Risiko dan Etika Kesehatan Perlu Ditingkatkan

    Anggota Komisi IX DPR  Nafa Urbach, menyoroti pentingnya edukasi dan komunikasi risiko kepada publik. Ia menilai bahwa pemahaman masyarakat terhadap etika batuk dan bersin bisa sangat efektif dalam menekan penyebaran virus.

    “Langkah antisipasi di berbagai sektor harus mulai disiapkan. Pemerintah juga harus aktif memantau perkembangan di negara tetangga,” jelas Nafa.

    Kementerian Kesehatan: Situasi Masih Terkendali

    Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, Ina Agustina Isturini, menjelaskan bahwa varian Covid-19 saat ini belum menunjukkan gejala berat dan bisa diatasi dengan vaksin.

    “Penyebaran Covid-19 masih terkendali. Berdasarkan asesmen kami, potensi penyebaran drastis masih rendah,” katanya.

    Ina menekankan bahwa pemerintah terus mendorong partisipasi masyarakat dalam strategi pencegahan yang meliputi deteksi dini, respons cepat, serta edukasi menyeluruh untuk penanganan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

    Data dan Gizi Jadi Faktor Penentu

    Dr. dr. Bobby Singh, Sp.P, M.Kes dari RS Puri Medika Jakarta menjelaskan bahwa infeksi paru-paru memiliki gejala tak spesifik dan mudah menyebar. Ia menyoroti pentingnya memperkuat daya tahan tubuh dengan asupan gizi seimbang.

    “Pada 1-10 Mei 2025 tercatat 151 kasus Covid-19 di Indonesia. Meski angka ini masih relatif kecil, kita harus tetap waspada,” ujarnya.

    Bobby juga mengimbau masyarakat untuk menghindari berita hoaks dan selalu merujuk pada informasi yang bersumber dari institusi resmi dan pakar medis.

    Perlu Bangun Kesadaran Kembali soal Protokol Kesehatan

    Ketua Prokes DPP Partai NasDem, dr. Cashtri Meher, menegaskan perlunya kolaborasi aktif antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kembali kesadaran menjalankan protokol kesehatan.

    “Fokus kita adalah lingkungan yang sehat dan masyarakat yang cerdas menyaring informasi,” tegas Cashtri.

    Ia juga menekankan bahwa kunci pencegahan jangka panjang terletak pada pola hidup bersih dan sehat yang terintegrasi dalam gaya hidup sehari-hari. (P-01)

    TERKAIT

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    0PengikutMengikuti
    0PengikutMengikuti
    22,800PelangganBerlangganan
    spot_img

    TERKINI