BerandaLegislatifWakil Ketua MPR Eddy Soeparno Dukung Gerakan Anak Muda untuk Percepatan Energi...

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Dukung Gerakan Anak Muda untuk Percepatan Energi Terbarukan

Published on

spot_img

Kolaborasi dengan Youth Energy and Environment Council (YEC) untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menerima kunjungan audiensi dari Youth Energy and Environment Council (YEC), sebuah lembaga yang menghimpun anak muda peduli terhadap percepatan transisi energi terbarukan dan pelestarian lingkungan hidup. Dalam pertemuan tersebut, Eddy menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif generasi muda dalam mendorong pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

YEC: Wadah Anak Muda Peduli Energi Terbarukan

Ketua YEC, Fadli Rahman, menjelaskan bahwa lembaganya menghimpun berbagai profesional dan anak muda potensial dari seluruh Indonesia yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu energi terbarukan dan lingkungan hidup. Di antara anggota YEC terdapat nama-nama seperti Billy Mambrasar, Staf Khusus Presiden RI periode 2019-2024, dan Ferro Ferizka, Staf Khusus Menko PMK.

“Kami melihat pernyataan dan berita Pak Eddy selama ini menjawab keresahan anak-anak muda YEC tentang isu lingkungan dan juga percepatan transisi energi kita. Karena itu, kami bersyukur Pak Eddy bisa menerima dengan tangan terbuka dan tentu siap dengan kolaborasi,” ujar Fadli, yang juga menjabat sebagai Direktur di Pertamina NRE.

Dukungan Eddy Soeparno untuk Kolaborasi Energi Terbarukan

Eddy Soeparno menyambut baik inisiatif YEC dan menegaskan komitmennya untuk mendukung gerakan anak muda dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pengembangan energi terbarukan. “Sejak awal, saya ingin menjadikan MPR RI sebagai Rumah Kolaborasi dan menjadi titik temu dari berbagai kalangan, khususnya anak muda dan urgensi menyelamatkan lingkungan hidup. Bagi saya, gerakan dan inisiatif anak muda yang membangun kepedulian terhadap pengembangan energi terbarukan harus didukung sepenuhnya,” kata Eddy.

Eddy juga mengajak YEC untuk berkolaborasi mewujudkan visi ketahanan energi yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kebijakan ketahanan energi harus sepenuhnya ditentukan oleh Indonesia tanpa intervensi dari negara lain. “Indonesia ini berlimpah dengan sumber energi terbarukan dan di sisi lain juga memiliki sumber energi fosil yang banyak. Karena itu, kami mendukung langkah Presiden Prabowo mewujudkan ketahanan energi dengan terus meningkatkan bauran energi terbarukan. Semuanya dilakukan berbasis pada sebesar-besarnya kepentingan nasional dengan kedaulatan penuh pada pengambilan kebijakan,” tegas Eddy.

MPR Goes to Campus: Dorong Kolaborasi Berbasis Riset

Eddy Soeparno juga menjelaskan upaya MPR RI dalam memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melalui program MPR Goes to Campus. Program ini bertujuan untuk menggali aspirasi dan masukan dari kalangan akademisi yang berbasis pada riset ilmiah. “Kenapa kampus? Karena kami percaya bahwa aspirasi dan masukan dari kampus adalah Science Based dengan berbagai risetnya. Masukan ini penting supaya kebijakan kita ke depan lebih tepat sasaran karena segala sesuatunya berbasis pada riset yang intensif dan mendalam,” tutur Eddy. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Ariawan Dorong Pemberitaan MPR Tak Sekadar Soal Politik, tetapi Edukasi Konstitusi

Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Ariawan menilai peran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI tidak...

Soroti Wacana Amandemen UUD 1945, Ahmad Muzani Ingatkan Konsekuensi Besar

Wacana perubahan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 kembali menjadi bagian dari percakapan ketatanegaraan Indonesia. Namun,...

Dua Perkara Emas di Bali, Jadi Perhatian Serius Komisi III DPR

Dua perkara terkait emas menjadi perhatian Komisi III DPR RI dalam kunjungan kerja spesifik...

Hadapi Perubahan Tata Dunia, BKSAP DPR Minta UI Perkuat Riset untuk Diplomasi Indonesia

Perubahan tata dunia dan agenda reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dinilai membutuhkan keterlibatan lebih luas...

More like this

Ariawan Dorong Pemberitaan MPR Tak Sekadar Soal Politik, tetapi Edukasi Konstitusi

Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Ariawan menilai peran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI tidak...

Soroti Wacana Amandemen UUD 1945, Ahmad Muzani Ingatkan Konsekuensi Besar

Wacana perubahan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 kembali menjadi bagian dari percakapan ketatanegaraan Indonesia. Namun,...

Dua Perkara Emas di Bali, Jadi Perhatian Serius Komisi III DPR

Dua perkara terkait emas menjadi perhatian Komisi III DPR RI dalam kunjungan kerja spesifik...