BerandaYudikatifTim Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Kasus Penipuan dan TPPU di Jakarta Utara

Tim Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Kasus Penipuan dan TPPU di Jakarta Utara

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Pada Jumat (27/12/2024), Tim Satgas SIRI Kejaksaan Agung mengamankan buronan dari Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Penangkapan berlangsung di Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara, sekitar pukul 00.35 WIB.

“Buronan yang diamankan adalah Henny Djuwita Santoso, warga Jakarta yang sebelumnya terlibat kasus penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU),” jelas Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Identitas Terdakwa yang Diamankan

  • Nama: Henny Djuwita Santoso
  • Tempat Lahir: Jakarta
  • Usia/Tanggal Lahir: 68 Tahun / 30 Januari 1956
  • Jenis Kelamin: Perempuan
  • Kewarganegaraan: Indonesia
  • Agama: Nasrani
  • Pekerjaan: Swasta
  • Alamat: Jl. Metro Alam IV TC 19, RT011/RW016

Kasus Hukum dan Putusan Pengadilan
Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 319/Pid.B/2022/PN/Jkt.Pst, Henny Djuwita Santoso terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan dan TPPU. Akibatnya, ia dijatuhi hukuman penjara selama 9 tahun dan denda sebesar Rp2 miliar.

Proses Penangkapan
Penangkapan Henny Djuwita Santoso dilakukan setelah pemantauan intensif di wilayah Jakarta Selatan hingga Jakarta Utara. Saat diamankan, terpidana bersikap kooperatif sehingga proses berjalan lancar. Setelah itu, terpidana diserahkan kepada Tim Jaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk proses hukum lebih lanjut.

Imbauan Jaksa Agung melalui Program Tabur Kejaksaan
Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk terus memantau dan menangkap buronan yang masih berkeliaran demi menegakkan kepastian hukum. Jaksa Agung juga mengimbau para buronan untuk menyerahkan diri, menegaskan bahwa tidak ada tempat aman untuk bersembunyi dari tanggung jawab hukum. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Reshuffle Kabinet Prabowo Harus Berbasis Kinerja, Bukan Kompromi Partai

Rencana reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai harus menjadi momentum mengevaluasi seluruh kinerja pemerintahan,...

Legislator PKS Apresiasi Polda Jatim Tangani Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

Penanganan kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 tidak hanya menyangkut pencarian dan pertolongan korban,...

Proyek Jalan Rp23,78 Miliar di Maluku Diduga Fiktif, Foto Proyek Lain Dipakai

Proyek Preservasi Jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari Tahun Anggaran 2023 senilai Rp23,78 miliar diduga bermasalah. Proyek yang...

Fahri Hamzah Dorong Rumah Subsidi Dibangun di Atas Tanah Negara, Bukan Lahan Pengembang

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendorong perubahan pendekatan pemerintah dalam...

More like this

Reshuffle Kabinet Prabowo Harus Berbasis Kinerja, Bukan Kompromi Partai

Rencana reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai harus menjadi momentum mengevaluasi seluruh kinerja pemerintahan,...

Legislator PKS Apresiasi Polda Jatim Tangani Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

Penanganan kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 tidak hanya menyangkut pencarian dan pertolongan korban,...

Proyek Jalan Rp23,78 Miliar di Maluku Diduga Fiktif, Foto Proyek Lain Dipakai

Proyek Preservasi Jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari Tahun Anggaran 2023 senilai Rp23,78 miliar diduga bermasalah. Proyek yang...