BerandaEksekutifErick Thohir Tegaskan Komitmen BUMN Dukung Ketahanan Pangan di Era Presiden Prabowo

Erick Thohir Tegaskan Komitmen BUMN Dukung Ketahanan Pangan di Era Presiden Prabowo

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan komitmen kementeriannya dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Erick menyatakan keberhasilan Indonesia dalam meningkatkan produktivitas pertanian adalah hasil dari sinergi kuat antara Kementerian BUMN, perusahaan pelat merah, dan berbagai pihak terkait.

“Kementerian BUMN bersama seluruh BUMN terkait telah berhasil mengimplementasikan arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Erick dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (2/12/2024)

Komitmen Awal BUMN untuk Ketahanan Pangan
Dikutip dari Antara, Erick menjelaskan bahwa sejak awal, BUMN telah menunjukkan dedikasi penuh terhadap upaya meningkatkan ketahanan dan kemandirian pangan di Indonesia. Fokus ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menjadikan sektor pangan sebagai tulang punggung kedaulatan negara.

“Kami di BUMN berkomitmen mendukung penuh seluruh program ketahanan pangan yang menjadi fokus utama pemerintah,” tambah Erick.

Sinergi untuk Swasembada Pangan
Dalam upaya mendukung swasembada pangan, Erick menyoroti pentingnya kolaborasi intensif dengan kementerian lain, lembaga pemerintah, dan badan terkait. Menurutnya, sinergi ini merupakan kunci untuk memastikan tercapainya target kemandirian pangan yang telah dicanangkan.

“BUMN tidak hanya bekerja sendiri, tetapi juga menjalin kolaborasi erat dengan berbagai pihak untuk merealisasikan visi swasembada pangan,” kata Erick.

Pengumuman Presiden Prabowo: Cadangan Pangan Memadai
Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa cadangan pangan Indonesia untuk tahun depan cukup memadai, sehingga tidak perlu melakukan impor beras. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari upaya kolektif yang telah dilakukan berbagai pihak, termasuk BUMN.

“Keberhasilan ini harus menjadi motivasi bersama untuk terus memperkuat kemandirian pangan nasional,” ujar Erick menanggapi pengumuman Presiden.

Motivasi Baru untuk Tingkatkan Produktivitas Pangan
Erick menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dorongan dari Presiden Prabowo. Menurutnya, arahan dan apresiasi tersebut semakin memacu semangat Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan pelat merah untuk bekerja lebih keras dalam meningkatkan produktivitas pangan.

“Kami bersyukur atas apresiasi yang diberikan Presiden. Hal ini semakin memotivasi kami untuk terus berkontribusi dalam memastikan Indonesia mencapai swasembada pangan,” kata Erick.

Ketahanan Pangan sebagai Pilar Kedaulatan Negara
Erick menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian penting dari kedaulatan bangsa. Dengan dukungan penuh dari BUMN dan sinergi lintas sektor, Indonesia diharapkan dapat mencapai kemandirian pangan secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam mengelola sumber daya pangan.

“Kami percaya bahwa kerja keras bersama ini akan membawa Indonesia menuju kemandirian pangan yang kokoh, demi kesejahteraan seluruh rakyat,” pungkas Erick. (P-01)

 

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Reshuffle Kabinet Prabowo Harus Berbasis Kinerja, Bukan Kompromi Partai

Rencana reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai harus menjadi momentum mengevaluasi seluruh kinerja pemerintahan,...

Legislator PKS Apresiasi Polda Jatim Tangani Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

Penanganan kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 tidak hanya menyangkut pencarian dan pertolongan korban,...

Proyek Jalan Rp23,78 Miliar di Maluku Diduga Fiktif, Foto Proyek Lain Dipakai

Proyek Preservasi Jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari Tahun Anggaran 2023 senilai Rp23,78 miliar diduga bermasalah. Proyek yang...

Fahri Hamzah Dorong Rumah Subsidi Dibangun di Atas Tanah Negara, Bukan Lahan Pengembang

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mendorong perubahan pendekatan pemerintah dalam...

More like this

Reshuffle Kabinet Prabowo Harus Berbasis Kinerja, Bukan Kompromi Partai

Rencana reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai harus menjadi momentum mengevaluasi seluruh kinerja pemerintahan,...

Legislator PKS Apresiasi Polda Jatim Tangani Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

Penanganan kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 tidak hanya menyangkut pencarian dan pertolongan korban,...

Proyek Jalan Rp23,78 Miliar di Maluku Diduga Fiktif, Foto Proyek Lain Dipakai

Proyek Preservasi Jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari Tahun Anggaran 2023 senilai Rp23,78 miliar diduga bermasalah. Proyek yang...