BerandaUncategorized20 Tahun Mengabdi Sebagai Wakil Rakyat, Cak Imin Berkemas Tinggalkan Senayan

20 Tahun Mengabdi Sebagai Wakil Rakyat, Cak Imin Berkemas Tinggalkan Senayan

Published on

spot_img

JAKARTA, PARLE.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya, sebagai wakil rakyat atau Legislator di Senayan. Setelah 20 tahun berkarier sebagai Legislator, Cak Imin kini mulai berkemas-kemas meninggalkan Gedung Parlemen.

Ia tampak merapihkan barang-barang miliknya di kantornya Lantai 4, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (30/9/2024).

“Spesial hari ini, saya mengakhiri pengabdian 20 tahun di DPR RI. Menurutnya saya, setidaknya hari ini sudah cukuplah 20 tahun pengalaman mengabdi melalui Legislatif. Saya juga sudah pernah mengabdi di eksekutif sebagai Menteri Tenaga Kerja,” ucap Cak Imin.

Selama dua dekade, Cak Imin telah menduduki berbagai posisi strategis baik di DPR RI, MPR RI, dan Kementerian. Alumnus Universitas Gajah Mada (UGM) itu berperan penting dalam pembentukan sejumlah kebijakan nasional.

Kiprahnya di dunia politik yang telah dimulai sejak era Reformasi hingga kini, menjadikannya salah satu figur senior di Parlemen yang memiliki pengaruh dan menentukan.

Lebih jauh, Cak Imin menegaskan akan tetap aktif berkontribusi bagi bangsa dan negara. Ia mengaku akan berkhidmat di partai sebagai ketua umum dan mengurusi pendidikan.

“Ke depan saya mengabdi ke partai sebagai ketua umum dan lembaga-lembaga pendidikan. Saya pamit kepada semua partai-partai yang ada di Legsilatif. Saya akan konsentrasi di ketua umum dan mengurus lembaga-lembaga pendidikan,” ucap Cak Imin. ***

Media kami tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jika Anda merasa analisis kebijakan di artikel ini bermanfaat, bantu kami tetap independen dengan berdonasi mulai dari Rp10.000.

Latest articles

Insiden JPO Tendean Jadi Alarm Keselamatan, DPRD DKI Minta Audit Infrastruktur Publik

Insiden alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kawasan Tendean menunjukkan bahwa...

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Charles Honoris: Penentuan Penerima Harus Tepat Sasaran

Pemerintah didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya...

Sari Yuliati: Reformasi Hukum Nasional Bergantung pada Implementasi KUHAP

Reformasi hukum nasional tidak akan memberikan dampak nyata hanya dengan lahirnya peraturan baru. Yang...

Peluncuran Buku Anotasi KUHAP 2025, Komisi III DPR Dorong Keseragaman Penafsiran dan Penguatan Kepastian Hukum

Implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2025 memasuki fase krusial setelah regulasi baru...

More like this

Insiden JPO Tendean Jadi Alarm Keselamatan, DPRD DKI Minta Audit Infrastruktur Publik

Insiden alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kawasan Tendean menunjukkan bahwa...

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Charles Honoris: Penentuan Penerima Harus Tepat Sasaran

Pemerintah didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya...

Sari Yuliati: Reformasi Hukum Nasional Bergantung pada Implementasi KUHAP

Reformasi hukum nasional tidak akan memberikan dampak nyata hanya dengan lahirnya peraturan baru. Yang...